Jumat, 08 Mei 2020

Membuka baut ukuran inchi

Beberapa mobil Amerika Serikat dan mobil Eropa keluaran lama, pakai baut ukuran inchi. Demikian juga beberapa peralatan termasuk pompa air keluaran lama juga menggunakan baut ukuran inchi.

Jangan kaget, mobil Timor itu ada yang bautnya pakai ukuran inchi. Padahal mobil Timor itu kan asalnya Korea Selatan, tapi yaa dipasarkan ke AS dengan merek Sephia. Pompa air merek National keluaran lama juga banyak menggunakan baut ukuran inchi. Umurnya sudah lebih dari 25 tahun, tapi onderdilnya masih tersedia dan hanya perlu service doang. Kuat betul, karena seluruh bodynya dari besi, termasuk pipa2nya, tidak seperti pomp air jaman sekarang yang campuran besi dan plastik. Saat ini hanya ada satu pompa air yang besi semua, yakni merek Shimizu.

Yang banyak digunakan adalah baut ukuran 1/2 inchi. Dicoba menggunakan kuci pas-pas ukuran 12-13mm, kunci pas 12mm tak masuk, karena 1/2x25,4mm=12,7mm. Kunci pas ukuran 13mm bisa masuk, tetapi karena baut keras, maka selek. Dicoba menggunakan Waterpump Flexible Pliers juga gak bisa. Kalau baut keras maka harus disemprot sama WD-40 atau Son of a Gun terlebih dahulu, tunggu beberapa menit, baru dicoba lagi. Dicoba menggunakan kunci ring-pas 13-13mm seharga Rp24,000, kunci ringnya masih longgar, karena masih beda 1,5mm ssekeliling, kalau bautnya keras yaa selek juga jadi jangan dipaksa, tapi biasanya sudah bisa. Kalau masih tidak bisa, semprot lagi dengan WD-40 atau Son of a Gun lagi, tunggu 1 jam baru coba dibuka lagi. Jangan sampai selek waktu buka pakai kumci ring nanti malah repot bukanya. Ternyata tukang pompapun tidak tahu ini adalah baut 1/2 inchi, mereka pikir baut ukuran 13mm.

Bagaimana dengan kunci sok, ternyata bagusan kunci ring, Kunci sok lubangnya segi 6, sedangkan kunci ring seginya lebih banyak, Jadi enakan pakai kunci ring.

Dari kiri ke kanan, Kunci pas-pas 12-13, pendek, cocok untuk tempat sempit, Kunci pas-ring 12-12, Kunci pas-ring 13-13, Kunci ring-ring 12-13, Kunci sok Y 10-11-13, Pump flexible pliers.

 Kunci ring lebih banyak segi/giginya, kunci sok hanya segi 6.

Sabtu, 25 Januari 2020

Portable kampak Rp 50,000 vs Gergaji Gulung Rp 50,000


Portable kampak Knifezer Rp 50,000 adalah kampak termurah yang saya tahu, ternyata cukup berat, karena tidak hanya berfungsi sebagai kampak saja, tetapi juga bisa berfungsi sebagai tang, palu, pisau dan lain-lain. Ternyata kampaknya tidak dapat berfungsi dengan baik, karena lebar matanya hanya sekitar 4,5cm.

 
 Kampak dalam keadaan tertutup.

 Kampak dalam keadan terbuka: kampak, tang, palu, gergaji, pisau, kunci pas, obeng +, obeng -.

Gergaji gulung malah lebih ringan dari portable kampak dan memiliki gigi yang besar 3,5mm dan tajam. Gergaji ini memang bisa digulung, sehingga ringkas. Kekurangannya adalah sering terjepit, karena lebarnya hanya sekitar 1/2 inch atau 1,25cm. Beda dengan gergaji biasa yang bisa menggunakan satu tangan, maka memakai gergaji gulung harus menggunakan 2 tangan, kiri dan kanan. Jadi kalau ada teman, bisa dipakai berdua, satu orang menarik dari kiri dan satu orang menarik dari kanan. Panjang mata gergaji adalah 50cm, untuk memotong dahan berdiameter 7cm masih bisa, untuk yang diameter lebih besar, tidak ada ruang gerak yang cukup. Jika terjepit rentangan kedua tangan. Paling bertenaga adalah menggergaji dengan tangan selebar bahu, tetapi sering terjepit. Kalau senang olahraga, maka mengergaji dengan tangan sedikit direntangkan dan bergerak dengan memutar pinggang ke kiri dan ke kanan.
 
Kampak yang berat dan Gergaji Gulung yang ringan.

Gergaji Gulung terurai.

Untuk camping lebih baik bawa gergaji gulung dan belati.

Rabu, 25 Desember 2019

Flex Tape dapat menambal kebocoran tangki/pipa, walaupun basah.

Saya tahu Flex Tape waktu saya browsing di Jakmall. Ada videonya dan saya kagum, Flex Tape dapat menambal kebocoran, walaupun airnya masih mengalir.

Saya beli di Jakmall, lapak Go Market dikirim dari Pick N Go. Google saja Jakmall Go Market Flex Tape. Mereknya TaffPACK, lebar 10 cm dan panjang 1,5 meter. Saya beli yang pendek dulu, walaupun ada yang 5 meter di pelapak lain, tapi saya tidak tahu yang 5 meter ini sama dengan yang 1,5 meter tidak, soalnya chat saya tidak dibalas.

Saya coba menambal tangki fiber saya yang sudah berumur 30 tahun lebih dan sudah dipensiunkan dan berfungsi sebagai cadangan saja, karena saya sudah ada tangki fiber baru. Berhubung tangki sudah parah, ternyata Flex Tape sepanjang 1,5 meter hanya tersisa sekitar 20 cm. Saya menambal dari bagian dalam tangki, karena bagian luar tangki tidak rata. Penambalan dalam kondisi kering, karena tangki kan sudah tidak terpakai, walaupun penambalan juga dapat dilakukan dalam kondisi basah. Langsung diisi air hingga tangki penuh dan ditunggu semalam, ternyata rembes sedikit, karena rupanya belum semua retakan tertutup Flex Tape dan tangki bagian dalam ternyata tidak rata betul, sedangkan Flex Tape ini menurut saya kurang Flexible.

Fotonya saya sertakan di bawah ini, supaya anda yakin.

Tambalan horizontal dari dalam tangki. Airnya mengandung lumut, karena tangki jaman dulu tidak ada anti UVnya atau anti lumutnya. Sudah sebulan lebih airnya relatif tidak berkurang.

 Tambalan vertikal lebih mudah pemasangannya.

 Retakan vertikal ini sudah tembus dari dalam ke luar. Sudah ditambal dari dalam dan tak ada sedikitpun air yang rembes.

Di sudut kanan bawah ada rembesan vertikal, karena terlewati, tetapi horizontalnya sudah diberi Flex Tape, jadi tak ada rembesan.

Tangki yang bawah terlalu banyak embossed, akan sulit ditambal, jika bocor, tapi sudah ada anti UV dan anti lumutnya.

Sekarang di Jakmall sudah ada yang lebar 18cm panjang 1,5meter, tapi sekarang sedang habis, saya pasti akan coba, walaupun mereknya lain. TaffPACK Flex Tape 10cm x 1,5meter ini sekarang harganya sudah naik, dari Rp 14,100 waktu saya beli menjadi Rp 17,000 dan sekarang menjadi Rp 20,400, karena pembelinya sudah 9000 lebih. Tetapi di Shopee ada juga Flex Tape, tapi mereknya tidak tahu, harganya hanya Rp 16,000 untuk warna hitam dan putih, sedangkan untuk warna bening harganya Rp 20,000. Dan sekarang di Shopee warna hitam harganya hanya Rp 15,250, sedangkan di Tokopedia Rp 15,900. Saya sedang menanyakan pada Shopee dan Tokopedia apakah barangnya Distributed by SWIFT, tidak. Yang jual Flex Tape banyak, tapi harganya bervariasi.

Saya sudah beli Flex Tape lebar 30cm x 1,5 meter juga dari Jakmall seharga Rp 40,000 lebih, walaupun tidak terdapat teks TaffPACK, tetapi yang lebar 10cm dan 30cm ternyata distributornya sama.

 Dari jauh, tidak begitu terlihat.

Dari dekat, tampak tidak rapi.

 Karena tidak flexible, maka tidak bisa mengikuti lekak liku genteng.
 

 Sudah dua bulan, permukaan ait turun kurang lebih 3cm, karena penguapan dan sedikit rembesan. Dan lumut semakin banyak.





Senin, 09 Desember 2019

Waterproofing dengan Zoom Spray Gun

Yang banyak diiklankan untuk Zoom Spray Gun adalah merek Mollar. Saya beli merek Nankai, karena lebih murah, sedang bentuk sama persis, semuanya kan buatan China dan saling contoh mencontoh satu sama lain. Kecewanya ditayangkan memiliki panjang selang flexible 1,5 meter dan di dusnya juga tertera 1,5 meter, tetapi panjangnya ternyata hanya 1,1 meter. Dengan panjang selang flexible hanya 1,1 meter, maka untuk mengecat setinggi dada saja tidak bisa, jika alat diletakan di lantai, jadi harus digendong terus. Lain kali kalau mau beli apapun mereknya tanya dulu apakah panjang selangnya memang 1,5 meter!

Percobaan pertama menggunakan waterproofing Teraproof, karena Teraproof dapat ditambah air hingga 40 persen, tentunya dengan konsekuensi kualitas menurun dengan semakin banyaknya air. Karena saya lihat Teraproof sudah cukup cair, maka langsung saya gunakan, ternyata tidak ada cat yang menyembur. Dengan terpaksa bongkar nozzle dan bersihkan, demikian juga untuk selang yang masuk ke tangki cat. Cat ditambah air dan dikocek pakai obeng. Cat bisa menyembur, tetapi kadang2 berhenti menyembur, tenang saja, kocok atau lebih tepat goyangkan alat ke kiri dan ke kanan agar sumbatan lepas, maka akan menyembur lagi. Bagaimanapun waterproofing memiliki gumpalan2.

Tapi siapa bilang Waterproofing menggunakan Spray Gun tidak bisa.

Kesimpulan pertama saya adalah Spray Gun sangat berguna untuk mengecat tempat yang tidak rata atau sulit dicat, misalnya wuwung. Mengecat wuwung menggunakan kuas akan lama dan menggunakan rol mustahil bisa. Kesimpulan lainnya yaa tunggu percobaan selanjutnya dari saya.

Satu hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan Spray Gun dan Waterproofing adalah jangan ditinggal BAK atau misalnya mengisi ulang tangki cat. Nozzle akan buntu. Jadi kalau mau interupsi, lepas nozzlenya dan rendam dalam air, demikian pula selang yang masuk ke tangki juga harus direndam dalam air.




Gergaji Dahan Tree Pruner Sellery 66-275 tidak banyak membantu

Saya beli merek Sellery agar terjamin kualitasnya.

Ternyata ada beberapa kelemahan dari alat ini dan saya memberikan ulasan pada penjualnya sebagai berikut:
  • Hanya sanggup memotong dahan hidup diameter 1,5cm dan kalau dahan kering hanya sanggup diameter 1cm.
  • Tali bakal putus duluan, karena sering keluar rel dan bergesekan dengan bagian besi alat ini.
Alat ini hanya cocok untuk merapikan bagian atas pohon, dimana ranting2nya masih kecil2, tapi tentunya harus menambah gagang dulu sebagai pemanjang. Saya menggunakan gagang sapu dari kayu. Yang dimasukkan ke alat ini bagian cantolan plastiknya dan bukan bagian ulir, jadi dibalik. Ternyata setelah digunakan beberapa saat, bagian plastiknya patah. Kalau pakai pipa ledeng besi 1/2 inch tampaknya terlalu besar deh. Lagian harga Pipa Galvanis Putih 1/2 inch panjang 6 meter itu Rp 190,000. Diameter lubang alat ini adalah 1 inch, sedangkan diameter luar pipa galvanis putih juga 1 inch, ngepas banget, jadi kalu mau pakai pipa galvanis putih yaa mungkin harus dikikir sedikit. Menggunakan pipa galvanis hitam pasti dak bisa, soalnya diameternya lebih besar 2mm daripada pipa galvanis putih.

Nah, setelah bagian cantolan plastiknya patah, masih ada selubung plastik pada gagang kayu sapu tersebut, saya tekan masukkan pada Sellery dan pas banget, walaupun panjangnya hanya kurang dari 4cm. Tinggal nyekrup, ternyata murnya bukan ukuran 10, tapi dugaan saya karena Sellery itu manufactured under authority of Sellery USA, tapi tetap buatan China, maka murnya ukuran inch. Gagang sapunya dibor pakai mata bor ukuran 8mm, ternyata kurang gede dikit, ya ditekan saja sambil diputar bautnya.




Setelah menggunakannya beberapa kali pada hari yang berbeda, maka saya bekesimpulan penggunaan pipa galvanis putih sepanjang 1,5 sampai 2 meter rada mustahil, karena menggunakan gagang sapu yang ringanpun tidak mudah. Gagang sapunya sih ringan, tapi Sellerynya kan berat, jadi kalau posisi gagang sapu tegak lurus, maka tidak berat, tetapi kalau posisi gagang sapu miring atau mendatar, maka akan terasa berat, karena tangan yang satu memegang gagang sapu dan tangan yang satunya memegang tali untuk menarik. Bisa juga gagang sapu dipegang oleh 2 tangan dan setelah ketemu dahan/ranting yang akan dipotong, maka baru tali ditarik, tapi hal ini membuat kerja menjadi lebih lama.

Lebih mudah pakai gergaji ataupun gunting rumput yang besar, yang harus dioperasikan oleh dua tangan. Untuk ranting2 yang tinggi bisa pakai tangga. Jadi selama masih bisa pakai tangga, gergaji ataupun gunting rumput besar, maka Sellery bukanlah pilihan, karena akan lebih sulit menggunakan Sellery.

Saya ada gerinda dan dapat dimanfaatkan sebagai gergaji, jadi seperti tukang rumput gitu. Saya beli dimmer/speed controller untuk mengontrol kecepatannya, sebab putaran gerinda saya nilai terlalu cepat hanya untuk memotong ranting dan dahan. Beli yang panjang kabelnya 3 meter, tapi hanya diberi yang 1,5 meter,  makanya tidak saya rekomendasikan penjualnya. Putaran gerinda itu di atas 10000rpm, coba bandingkan dengan rpm sepeda motor, akibatnya kalau tangan kita tidak tegar, gerinda cenderung bergetar. Itulah perlunya dimmer, setel dimmer setengah, jadi putarannya sekitar 5000rpm. Kadang2 ada ranting yang nyelip di gerinda dan bagusnya Gerinda DongCheng ini tetap berputar, walaupun lebih lambat, dan hal ini mencegah pecahnya mata gerinda. Baca juga tulisan saya mengenai Gerinda DongCheng dan pesaing2nya.

40 gigi, Rp 17,000, makin banyak giginya biasanya makin mahal dan tidak perlu gigi yang rapat/banyak untuk memotong ranting/dahan.

Ada 2 alat lagi yang saya pakai, yakni kampak portable dan gergaji gulung. Saya tulis terpisah mengenai hal ini.

Kamis, 05 Desember 2019

Jakmall vs Buka Lapak vs Tokopedia vs Shopee

Dua besar yang terbesar nilai transaksinya adalah Tokopedia dan Buka Lapak.

Buka Lapak mungkin paling komplit barang2nya, karena terdiri dari penjual2 kecil yang banyak sekali. Jadi tidak ada salahnya cari dulu di Buka Lapak atau yang lainnya, kalau sudah dapat detailnya coba cari menggunakan Google di lapak2 lainnya dan juga Jakmall. Tanggal 25 Desember 2019, pada Google ada sponsored untuk Safety Grip Handle Suction, Tokopedia Rp 60.000 dan Shopee Rp 60.417, sedangkan di Jakarta Notebook dan Jakmall hanya Rp 23.100!!!, di lapak ABC Store. Hanya saja di Jakmall, Stok Habis, tetapi di Jaknot masih tersedia. Tanggal 26 Desember 2019 mendekati subuh, sudah tidak sponsored lagi, di Shopee menjadi Rp 43.000 dan di Tokopedia menjadi Rp 32.500. Apakah Shopee dan Tokopedia sudah membaca tulisan saya ini??? WkWkWk.

Toped sering beriklan di Google, tapi kalau di click barangnya tidak ada atau muncul barang2 lainnya yang tidak dibutuhkan. Ini namanya clickbait, menyebalkan bukan.

Sampai sekarang ini saya hampir selalu beli barang di Jakmall dan Buka Lapak.

Mengapa Jakmall? Buka Lapak kebanyakan terdiri dari pelapak2 kecil, artinya jika beli 5 jenis barang, maka bisa jadi berasal dari 5 pelapak dan berarti ongkos kirimnya ada 5, jadi terima barangnya juga 5 kali, cape deh.
Sedangkan di Jakmall ada Top 100, lihat saja displaynya, mungkin sudah ada beberapa barang yang cocok untuk kita beli. Terlebih pula kita bisa beli barang macam2 dengan hanya satu ongkos kirim, jadi beli karet gelang untuk rambut 4000 rupiah juga bisa. Terakhir saya beli 10 jenis barang dari 3 pelapak: Go Market, ABC Store dan Computindo. Kesemuanya mencantumkan dikirim dari Pick N Go. Apakah kesemua pelapak ini dimiliki oleh satu orang saja, mungkin. Bisa juga jangan2 pelapak2 ini miliknya Jakmall. Bagaimana dengan beratnya, hingga 3,29 kg dengan si Cepat hanya dianggap 1 kg. Murah bukan!!! Sedangkan di Buka Lapak, walaupun menggunakan si Cepat, tidak berlaku hal seperti di Jakmall. Yang juga dikirim dari Pick N Go Jakmall adalah pelapak Home Solution, Fast N Cheap, Autotech, Gudang Grosir, Pusat LED, Kelvin Online Shop, Toko Baterai, Kitchen Depot, Soundsquare, Best Deal Shop, Supermall Shop, Cool Sport Shop, Xiaomi House, Citicom, Indo Audio, tekno Gadget dan Bajuju. Banyak sekali bukan? Dan semakin hari semakin banyak.

Untuk memudahkan anda bisa ketik di Google: Jakmall Go Market, boleh juga Jakmall Bajuju atau yang lainnya.

Apakah semua barang ada di Jakmall? Jawabannya yaa jelas tidak. Setahu saya spareparts tidak ada, tanaman hidup juga tidak ada, apalagi barang bekas, pasti tidak ada.  Barang2 ini adanya di Buka Lapak. Lazada ternyata juga jual tanaman hidup, tapi yaa dak banyak.

Konon cikal bakal Jakmall itu adalah Jakarta NoteBook. Saya pernah berkunjung ke salah satu tokonya di Kompleks Apartment Gateway, A Yani, Bandung. Saya tidak beli apa2, karena barangnya tidak ada. Onlinenya saya tidak suka, soalnya mesti transfer uangnya ke perorangan. Barang yang ada di Jakarta Notebook biasanya ada juga di Jakmall.

Kelemahan lain dari Toped selain click bait adalah Maksimum dalam keranjang belanja tidak bisa melebihi 20 toko, walaupun dalam satu toko boleh lebih dari satu jenis barang. Ini tentunya menyulitkan kalau mau banding2 beberapa toko sekaligus untuk suatu jenis barang tertentu. Buka Lapak memberi batasan maksimum 200 jenis barang termasuk yang stocknya sudah habis pada Keranjang Belanjanya, tentunya ini lebih dari 20 toko. Jakmall memiliki Watchlist yang bisa diisi lebih dahulu, sebelum masuk keranjang belanja, walaupun masuk ke keranjang belanja langsung juga bisa. Watchlist dibatasi, yang sudah berusia 6 bulan lebih akan dihapus. Selama 6 bulan itu, beberapa barang bisa saja sudah masuk keranjang belanja dan otomatis barang tersebut akan hilang dari watchlist, tapi sekarang tetap ada di watchlist, jadi mau beli berulang kali mudah. Atau bisa saja yang di watchlist kita hapus sendiri, karena ada barang sejenis yang lebih murah dan lebih bagus. Saat ini watchlist saya sudah berisi lebih dari 350 jenis barang.

Setelah menentukan pembayaran melalui transfer, maka ada waktu untuk pembayarannya. Jakmall memberi waktu 48 jam, Toped 24 jam dan Buka Lapak hanya 10 jam, sebelumnya malah cuma 8 jam. Tentu saja secara otomatis saya menentukan pembayaran terlebih dahulu melalui transfer kepada Jakmall, baru Toped dan terakhir Buka Lapak.

Di Shopee beberapa pelapak banyak mengulang-ulang satu jenis barang, seolah-olah barangnya banyak, misalnya get auto shop. Jelas pengawasan Shopee terhadap pelapaknya masih kurang.

SURPRISE. Saya sudah bayar tanggal 2 Januari 2020 hampir pukul 14:00 ke Tokopedia untuk 3 pelapak, ternyata 2 pelapak membatalkan pesanannya sekitar sejam, setelah dibayar dan berusaha mencarikan penggantinya dalam 6 jam dan jika ada selisih harga menjadi tanggungan pelapak. 6 jam terlampaui dan otomatis uang masuk ke Saldo Tokopedia. Sebagai contoh: Pada Hong Lie Tools membeli Mollar Adaptor Chainsaw Gurinda / Dudukan Gurinda 12" seharga Rp 118.490,- dikembalikan ke Saldo Tokopedia Rp 129.090,-, berikut ongkos kirim dan lain-lain. Padahal toko dan alamat pengiriman sama-sama di Bandung. (Apakah pelapak ini dropshipper?). Saya cek lagi webnya pukul 21:00 ternyata toko tidak tutup dan stok ternyata masih tersedia lebih dari 50. Jika toko tutup seharusnya ada tulisan toko tutup seperti di Shopee dan barang tidak bisa dibeli/diclick. Tokopedia harus memperbaiki sistemnya dan memberikan sanksi pada pelapak semacam ini. Sama untuk pelapak lainnya, ternyata toko tidak tutup dan stok ternyata masih tersedia lebih dari 50.

Yang datang duluan yang dikirim menggunakan GoSend Same Day, sama2 dari Bandung. Ada 2 pilihan pengiriman, yakni kurang dari 6 jam atau kurang dari 3 jam. Saya pilih yang kurang dari 6 jam, tiba setelah 3 jam, tapi masih kurang dari 4 jam. Untuk barang2 yang lebih berat dari 1 kilogram, bisa2 biaya menggunakan GoSend Same Day bisa lebih murah dari Si Cepat. Saya beli Mollar Paint Runner Pintar Facil dan tentunya barang2 lain dari Indah Jaya Teknik melalui Shopee, karena Mollar Paint Runner tersebut tidak ada di Jakmall, adanya 2 merek lain. Tapi jangan kaget, karena dikirim menggunakan GoSend, maka barangnya hanya dimasukkan ke kantong plastik hitam yang besar, tapi cukup tebal, jadi isinya apa saja bisa diintip sama kurirnya, yah mirip GoFood gitu.

Yang datang terakhir adalah dari Jakmall, bayar tanggal 2 Januari, barang sampai tanggal 6 Januari. Kelemahan utama Jakmall yang dikirim dari Pick N Go adalah kemasannya yang ringkih, saya sudah memberi tahu hal ini pada Jakmall dan akan menulis tentang hal ini pada tulisan lain, tentunya dangan tambahan pendapat, agar Jakmall dan pembaca menjadi lebih tahu.
Beli 12 jenis barang dari 7 pelapak yang kesemuanya dikirim dari Pick N Go: Dari Gudang Grosir, Computindo, Go market dan Home Solution masing2 1 jenis barang, dari Kelvin Online Shop dan Bajuju masing2 2 jenis barang dan 4 jenis barang dari Fast n Cheap.

Sebenarnya saya mau beli dari Tokopedia untuk pelapak yang sama yang terdapat di Shopee, karena barangnya lebih lengkap, tetapi masa pembayaran 24 jam terlewati. Saya pikir akan ada pertanyaan mau beli kembali atau tidak, ternyata yang sudah saya input benar2 hangus. Karena saya tidak mau menginput ulang, maka saya beli saja di Shopee.

Saya sudah beberapa kali menerima email dari Jakmall tentang barang2 yang belum dibeli dan emailnya tidak saya buka atau saya baca. Lebih baik Jakmall mengirim email yang isinya barang tersebut sudah ada di Watchlist berapa hari, misalnya 5 bulan 7 hari, dst.

Karena Shopee keranjang belanjanya dapat diisi lebih dari 650 jenis barang tanpa dibatasi jumlah tokonya, maka untuk masa mendatang mungkin saya akan mulai banyak membeli dari Shopee dengan catatan bukan dikirim dari Luar Negeri. Yang dikirim dari Luar Negeri, karena sampainya tidak jelas kapan, maka tidak saya masukkan ke keranjang, dicuekin gitu lo, walaupun menurut Shopee tidak lebih dari 3 persen. Lagian proses memasukkan ke keranjang dari Shopee sangat cepat, mungkin 10x lebih cepat daripada Buka Lapak.

Apakah selalu Jakmall lebih murah dari yang lainnya. Jawabannya adalah: TIDAK.
oleh karena itu saya kali ini hanya belanja di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak. Tidak belanja sama sekali di Jakmall.

Selasa, 08 Agustus 2017

Sushi Tei versus Marugame Udon vs Gokana Teppan Ramen

Yang juga akan dibandingkan adalah Shigeru, Hoka Hoka Bento dan Lotteria.

Sushi Tei jelas paling mumpuni, merupakan restoran yang komplit, mulai dari appetizer hingga desert, walaupun tentu saja boleh membeli hanya main coursenya. Kalau lengkap dari appetizer hingga desert butuh dana kurang lebih Rp 200.000 per orang, tapi tergantung juga apa yang dipilih, sepotong sushi dengan taburan telor ikan terbang harganya bisa sekitar Rp 50.000,- Porsi main coursenya besar, jadi beli main coursenya saja bagi sebagian orang sudah cukup. Cocok buat yang ingin berduaan (kalau punya duit), walaupun tempatnya tidak romantis.

Yang sekarang lagi in adalah Marugame Udon. Menyediakan Ramen dengan harga sekitar Rp 50.000 per mangkuk. Sedangkan gorengan dengan tepung tempura bervariasi harganya, yang termahal adalah Ebi/Udang Tempura seharga Rp 14.000. Cocok juga buat vegetarian, karena menyediakan Baby Bean Tempura, Egg Tempura, Ubi manis tempura dan Nasi Gulung Kembang Tahu. Minumnya
yang boleh refill sepuasnya adalah Ocha (Teh Hijau) panas/dingin seharga Rp 12.000, jadi buat yang haus dan minumnya banyak boleh pilih ini. Gorengannya berminyak dan tentunya gurih, jadi tentunya cepat kenyang, makan 3 buah saja sudah cukup. Lebih tepatnya ini tempat buat gadon. Bagaimanapun menu yang non-vegetarian tetap lebih enak daripada yang vegetarian. Kursi Marugame Udon di Mal Ciputra Cibubur tidak bersandaran, supaya pengunjungnya cepat angkat kaki, bukan tempat untuk chatting, jelas-jelas ini very fast food restaurant.

Gokana Teppan Ramen, jelas kelasnya di atas Hoka Hoka Bento, tempatnya lebih mewah, porsinya juga lebih banyak. Saya kadang bertanya-tanya, ini tempat fast food apa bukan, soalnya buat chatting berduaan lebih enak daripada di Sushi Tei.

Shigeru, bannernya menawarkan sushi seharga Rp 3.000, tidak bohong, sushinya kecil dan waktu saya berkunjung ke Shigeru hanya ada paket seharga Rp 50.000 dan Rp 60.000, jadi tidak tersedia sushi bijian seharga Rp 3.000,- Jangan berharap banyak dengan sushi seharga Rp 3.000, apalagi cari telor ikan terbanngnya. Ini kan gimmick. Saya jadi teringat Lulu Department Store, Cakung di Super marketnya menawarkan paket sushi seharga Rp 30.000 dan Rp 40.000 dan sudah pakai telor ikan terbang, walaupun sedikit. Gorengan di Shigeru semuanya harganya rata Rp 9.000, kering, kurang gurih, hambar, kurang bumbu. Jadi jelas rasa gorengan Shigeru kalah jauh dari gorengan Marugame Udon, tetapi Shigeru murah, udang tempura di Shigeru harganya Rp 9.000, sedangkan di Marugame Udon Rp 14.000 dengan besar yang 11-12. Untung ada KK-Shrimp yang lumayan enak. Paket nasi dengan chicken katsunya juga hambar seharga Rp 25.000 dan lebih enak punya Hoka-hoka Bento. Cocok buat yang makannya banyak dan lapar, tapi kalau cari enak mungkin ini bukan pilihan anda..

Hoka Hoka Bento, perusahaan lokal, bukan franchise asing. Dengan mahalnya harga daging sapi, maka sebenarnya Hoka Hoka Bento sudah naik kelas. Kalau mau murah yaa makan ayam goreng aja di KFC. Dulu sempat beefnya keras dan sedikit, kini sudah kembali empuk dan agak banyak, walaupun acarnya yaa masih payah tidak seperti dulu, dulu kan acarnya lobak, sekarang kan wortel keras. Dulu pernah chicken popcornnya berwarna agak gelap, karena minyaknya kagak diganti-ganti, sekarang sudah normal. Menunya ditambah, salah satunya Gyu Don seharga Rp 30.000, yang pakai daging cincang dan cukup enak, mirip Bim Bim Bab/Beef di Lotteria. Bagaimanapun rasanya tetap enak yang di Lotteria, tetapi di Lotteria dagingnya sedikit, banyak sayurnya dan mahal. Kalau mau makan Jepang-jepangan boleh coba Hoka Hoka Bento, apalagi ada paket hemat seharga Rp 22.000,- Sayang Hoka Hoka Bento di Grand Galaxy Park (GGP) sudah tutup, padahal Hoka Hoka Bento di kompleks ruko Galaxy, walaupun tokonya kecil, tetapi laris, bahkan Hoka Hoka Bento di pertigaan Komsen Jatiasih buka 24 jam. Lotteria di GGP memang cukup ramai, tetapi kebanyakan yang dibeli adalah ayam, mungkin saja ke Lotteria buat lifestyle. Kalau nantinya kelak Shigeru dan mungkin juga Lotteria angkat kaki juga, maka saya berpendapat GGP tidak bisa mengandalkan pengunjung dari kompleknya saja. Ini mal kan sepi-sepi saja.

Selasa, 18 Juli 2017

Taman Rekreasi (Buah) Mekarsari

Ini kunjungan saya yang kedua ke Taman Rekreasi (Buah) Mekarsari. Kenapa pakai kata Rekreasi, karena sekarang yang menonjol dari Taman tersebut adalah Rekreasinya (tentunya ini versi saya). Ada Tempat Main Anak-anak, Perahu Naga, Power Boating, 3D dan yang lainnya.

Kunjungan saya yang pertama pada saat baru dibuka, pohon masih kecil-kecil, tetapi lebih cantik dari sekarang. Saat ini sejauh mata memandang adalah pohon-pohon yang tidak jelas buahnya, karena memang banyak yang tidak berbuah. Ketika pohonnya masih kecil-kecil, mudah menuju ke suatu tempat, karena jalan-jalannya masih banyak terlihat. Dulu panas, karena pohonnya masih kecil-kecil, sekarang ini panas juga, malah mungkin lebih panas, walaupun pohonnya sudah pada besar, karena di daerah ini sudah banyak real estate.

Banyak real estate berarti mahcet, apalagi ada pertigaan ke Terminal Cileungsi. Butuh waktu 2 atau 2,5 jam untuk mencapai Taman Rekreasi ini dari Jakarta Timur (Cawang). Pulangnya juga macet, tetapi agak berkurang. Waktu pulang jadi susah cari makan yang representatif. Restoran terdekat adalah Pizza Hut, tetapi ada di seberang jalan, jadi lupakanlah, karena ada mediannya, putarannya yang jauh dan jadinya macet dobel dong, kalau ke Pizza Hut. Restoran yang sejalan dengan arah pulang baru ada di Mal Citra Gran dan kemudian Bakmi Golek yang hanya berjarak 300 meter darinya. Di mal tersebut ada D'Cost, Marugame Udon, Lotteria dan fastfood di lantai paling atas. Jarak dari Taman Rekreasi ke Mal Citra Gran -/+ 9 kilometer saja, tapi butuh waktu satu jam lebih, lebih cepat jalan kaki.

Karena macet, mungkin lebih baik ke Kebun Raya Bogor, walaupun Kebun Raya Bogor agak kotor. Kebun Raya yang bersih dan cantik, lebih baik daripada yang di Bogor atau Cibodas, ada di Bedugul, Bali namanya Kebun Raya Eka Karya dengan kontur tanah yang tidak rata  Ada yang menyangka Kebun Raya tersebut adalah Pura Ulun Danu Beratan, padahal bukan. Jarak keduanya sekitar 3 kilometer dan semua orang Bedugul tahu, jadi tak mungkin kesasar. Tiket Kebun Raya Bogor Rp 15.000 per orang, sedangkan mobil yang boleh masuk Kebun Raya Rp 30,000. Di Taman Rekreasi Mekarsari tiket masuknya Rp 25,000 per orang dan mobil mesti diparkir dengan biaya Rp 15,000. Kalau naik kereta keliling harus bayar Rp 15,000 per orang dengan diberi buah Jeruk Siam satu buah per orang dengan harapan mau beli buat oleh-oleh. Tetapi yang beli saya perhatikan sangat sedikit. Kualitasnya masih di bawah Jeruk Medan. Apalagi jeruk siam yang digratiskan kualitasnya minus, masa ada yang sudah mulai membusuk sebagian. Kereta keliling jalannya relatif cepat dan jangan berharap ada yang menerangkannya, jadi yaa percuma naik kereta keliling, kelihatannya jauh, tapi sebenarnya hanya diputar-putar saja, tidak langsung ke tujuannya.

Saya mengajak adik saya dan putranya yang berumur 9 tahun dan juga ibu saya yang berumur hampir 86 tahun berkursi roda, tetapi masih bisa berjalan sedikit, naik/turun tangga sedikit, tentunya dengan dibantu oleh satu atau dua orang. Jalan di dalam Taman Rekreasi beraspal dan relatif baik dan cukup nyaman untuk kursi roda yang memiliki roda besar, yang beroda kecil tidak dianjurkan. Jadi tidak perlu naik kereta keliling, asal kuat mendorong. Menara Pandang dan Danau dari tempat beli tiket sebenarnya tidak jauh, kan tidak keliling-keliling. Naik kereta keliling, malah tidak ke Menara Pandang, padahal Menara pandang setinggi 30 meter sangat baik untuk melihat dari ketinggian, sekaligus untuk orientasi arah. Tentunya hanya yang berkaki kuat yang bisa naik sampai ke atas, tetapi dari ketinggian 5 meterpun sudah bisa melihat hampir semua luas kebun tersebut. Danau mungkin tidak perlu dikunjungi, toh sudah banyak kios pedagang dan tempat bisnis lainnya, jadi tidak secantik dulu.

Kesimpulannya ke Taman Rekreasi (Buah) Mekarsari itu meletihkan dan paketnya hampir semuanya tutup/closed dan hanya kelihatan cantik di webnya. Ke Kebun Raya Bogor lebih murah dan menyenangkan, walaupun lebih jauh, tetapi tidak semacet ke Taman Rekreasi!

Senin, 15 Mei 2017

Jigsaw Krisbow dan pesaing2nya

Sebelumnya saya tertarik dengan Black and Decker KS501-B1 400Watt di Bukalapak seharga Rp 376.000., karena memiliki dust blower, sehingga debu gergajian tertiup dan garis yang akan dipotong dan mata gergajinya terlihat jelas, tetapi gergaji ini belum memiliki pilihan cara mengergaji (pendulum action).

Setahu saya, Ace Hardware juga menjual Black and Decker, tetapi ternyata relation ini sudah berakhir dan sekarang Ace Hardware lebih mengutamakan mereknya sendiri, yaitu Krisbow. Saya tertarik dengan Krisbow KW0700999 65 mm Jigsaw 570Wattseharga Rp479.000, karena memiliki lubang untuk penyedot debu di bagian belakngnya, walaupun kalau di proyek masa mau bawa penyedot debu, yang lebih penting adalah dust blower. Atau kalau bisa yaa kedua-duanya sebaiknya ada, seperti Jigsaw Metabo seharga Rp 2Juta lebih. Ternyata Jigsaw Krisbow ini juga sudah dilengkapi laser, seperti Modern M-2200L 600Watt seharga Rp 290.000 di perkakasku.com, atau kalau mau yang lebih murah adalah Ryota RA-2065 500Watt tanpa laser seharga Rp 255.000 atau Modern M-2200 320Watt tanpa laser seharga Rp 195.000 di Bukalapak dengan kedalaman potong kayu maksimal 50mm. Sedangkan Modern M-2200L dan Ryota-2065 kedalaman potong kayunya maksimal 65mm.

Jigsaw Krisbow ini juga sudah dilengkapi guide ruler yang menurut saya lebih berfungsi daripada laser. Garansinya 3 bulan parts and service dan 3 bulan kemudian garansinya hanya service. Tempat servisnya banyak, bawa saja ke Ace Hardware dimanapun, tetapi celakanya Ace Hardware tidak menjual partsnya, jadi MONOPOLI. Moga-moga awet, sebab kalau tidak sebaiknya yaa jangan beli merek ini. Sebagai ilustrasi, Black and Decker KS501 400Watt, kedalaman potong kayunya maksimal 65mm, tidak memiliki Pendulum Action, Black and Decker KS701 520Watt, kedalaman potong kayunya maksimal 70mm, sedangkan Black and Decker KS801, kedaman potong kayunya maksimal 80mm, selain memiliki Pendulum Action, juga memiliki Auto Select, jadi tidak perlu mengatur Variable Speed dan Pendulum Actionnya. Jelas Watt yang besar berpengaruh terhadap performa Jigsaw.

Jujur, saya seperti bertaruh dengan membeli Jigsaw Krisbow ini,  dengan pertimbangan masa ia merek yang sedang dibangun oleh Kawan Lama Group ini, mau dikorbankan dengan barang-barang rongsokan. Harapan saya, Jigsaw Krisbow ini lebih kuat daripada Jigsaw Modern ataupun Ryota. Tetapi, kalau pembaca lebih berani dari saya, bisa mencoba Modern M-2200L atau Ryota RA-2065 yang keduanya tanpa garansi ini.

Bisakah jigsaw dipakai memotong plywood/multiplex. Tentu saja bisa, tetapi harus memakai mata jigsaw yang tertulis clean wood. Agak sulit didapatkan dan harganya agak sedikit mahal, sekitar Rp 25.000,- Tetapi kalau mau motong plywood/multiplex dengan ketebalan 4-6 mm, bisa menggunakan cutter dengan hasil lebih rapi dan presisi, tetapi agak lama kerjanya. Jadi jigsaw itu tidak perlu-perlu amat, kecuali untuk motong kaso yang tidak perlu terlalu rapi dan tidak perlu terlalu presisi. Kaso untuk tumpuan reng dan plafon justru perlu rata permukaannya. Jadi perlu disugu biar rata.


Sabtu, 06 Mei 2017

Dongcheng S1M-FF02-100A dan pesaing2nya

Gerinda tangan Dongcheng saya beli di bulan April 2017 seharga Rp 300.000. Dongcheng adalah merek lama, sedangkan yang kini beredar adalah merek DCA, tentunya dengan seri yang sama DCA S1M-FF02-100A. DCA adalah singkatan Dong Cheng Armature. Harganya Rp 290.000 di bulan Mei dengan warna gerinda tangan menjadi hijau yang lebih cantik daripada merek Dongcheng yang berwarna biru tua. Selain lebih murah DCA juga sudah dilengkapi dengan kotak plastik penyimpananya dan sebuah mata/batu gerinda. Harga ini versi online dari perkakasku.com yang merupakan dealer untuk seluruh Indonesia. Selain toko online, perkakasku,com juga memiliki toko offline di Jalan A. Yani 350, Bandung, 200 meter dari perempatan Jalan Jakarta ke arah Cicadas, di sebelah kanan jalan, sebelum Rumah Makan Sambel Hejo, (022) 7271396. Keduanya antara Dongcheng dangan DCA memiliki spesifikasi yang sama persis, yakni 4", 570Watt, 13.000rpm. Suku cadang utama/rotor harganya Rp 80.000 di perkakakasku.com.

Di Blibli,com dapat juga dibeli Tekiro Ryu MARK III ataua disebut juga RSG 100-3 berwarna hijau muda cantik seharga Rp 299.000. Hanya saja masa garansinya lebih pendek daripada Dongcheng ataupun DCA. Masa garansi Tekiro hanya 6 bulan pertama gratis spareparts dan 6 bulan kemudian spareparts diskon 40 persen. Sedangkan garansi servicenya seumur hidup. Dongcheng maupun DCA masa garansinya 2 kali lipat Tekiro. Spesifikasi Tekiro yang hanya 580Watt, 11.000rpm, saya pikir cukup memadai.

Sedangkan Bitec GM 9554 berwarna merah, harganya hanya Rp 209.500 di bukalapak.com. Spesifikasinya hampir sama dengan Tekiro di atas 540Watt, 11.000rpm. Kelebihannya sudah memiliki pegangan tangan, padahal yang lebih mahalpun seperti Bosch belum tentu punya pegangan tangan. Pegangan tangan ini perlu untuk pemula atau mereka yang tangannya tidak terlalu kuat. Hanya saja Bitec suaranya agak kasar.

Jika saya belum memiliki gerinda tangan, maka pilihan saya adalah DCA S1M-FF02-100A, karena telah memiliki kotak penyimpanannya dan onderdilnya mudah didapat. Tetapi buat pemula dan hanya sekali dalam setahun menggunakannya atau hanya digunakan untuk merenovasi rumah sendiri, maka memilih Bitec GM 9554 mungkin adalah pilihan yang paling bijaksana.

Tambahan 16 Mei 2017:
Belum sebulan saya menulis tulisan ini, maka harga Tekiro Ryu RSG 100-3 sudah turun banyak. Sekarang mesin gerinda tersebut bisa didapatkan dengan harga Rp220.000 di BukaLapak. Sedangkan yang paling murah adalah mesin gerinda Nikkon 4" 570Watt 12.000rpm seharga Rp174.000 dengan bonus satu mata gerinda potong plus satu carbon brush, juga di BukaLapak Yang terakhir ini, tidak diketahui apakah digaransi atau tidak. Tapi, karena harganya murah tidak ada salahnya mencoba.

Tambahan 16 Mei 2017:
Ternyata ada yang jual Gerinda Nikkon ini seharga Rp165.000 saja, di BukaLapak, Averroe Teknik, Tangerang. Gerinda ini ternyata sudah dibekali pegangan tangan samping, padahal gerinda yang lebih mahalpun belum tentu dilengkapi pegangan tangan samping. Sparepart gerinda Nikkon ini ternyata sama dengan gerinda Makita N9500N Ori seharga Rp700Ribu lebih. Tetapi, buatan DCA atau Osaka untuk Makita N9500N harganya Rp75.000 di TokoPedia. Jadi, kalau saya belum punya gerinda boleh jadi saya akan membeli gerinda Nikkon ini, karena sparepartnya kan mudah, atau kalau sudah dipakai lama dan kemudian rusak boleh jadi saya beli baru lagi merek Nikkon. Reparasi kalau nyuruh orang kan mesti bayar. Tampaknya jaman bolpen murah sudah meruak, kalau bolpen murah, isinya habis, yaa dibuang saja, beli yang baru.

Tambahan 28 Mei 2017:
Pada artikel di atas sudah disebutkan, bahwa kecepatan yang tinggi membuat gerinda bergerak liar, jika tidak memiliki tangan yang kuat. Untuk itu, maka diperlukan gerinda tangn dengan variable speed. Salah satu gerinda murah dengan variable speed 3000-11000rpm 500Watt, tetapi tidak bergaransi adalah Mollar AG6800 - Variable Speed seharga Rp 332.000 di perkakasku.com dengan kelengkapan 1 pad velcro dan 1 batu gerinda. Sedangkan di WarungMagelangs TokoPedia harganya hanya Rp 300.000, tetapi tidak jelas dapat kelengkapan 1 pad velcro dan 1 batu gerinda atau tidak. Gerinda tangan dengan variable speed ini tentunya akan jadi pertimbangan saya, jika saya belum mempunyai gerinda. Variable speed berguna jika gerinda tangan ini ingin difungsikan juga sebagai Jigsaw dan mesin Poles. Mesin Jigsaw biasanya kecepatannya adalah maksimum 3000rpm, sedangkan mesin Poles biasanya kecepatannya maksimum 5000rpm. Saat ini, saya sudah punya Jigsaw juga dan tentunya dengan variable speed built in.

Tambahan 30 Mei 2017:
Mengerinda/mengamplas/memoles tembok/beton dengan cara kering akan menimbulkan banyak sekali debu halus yang akan melayang-layang di udara dan bahkan bisa berbelok-belok hingga 15 meter jauhnya dan tentunya bisa membuat tetangga ribut. Menggerinda dengan cara basah akan menimbulkan banyak cipratan air dan menggunakan celemek sebagi pelindung badan dan pelindung cipratan air dari triplex yang ditegakkan akan sangat membantu atau mengurangi daerah sekitar pekerjaan menjadi kurang kotor. Sayangnya tidak semua mata gerinda dapat digunakan dengan cara basah, terutama yang fleksible dan dapat ditempelkan pada velcro pad dan biasanya hanya mensupport hingga maksimum 4500rpm. Memang ada mata gerinda yang dapat digunakan secara basah hingga kecepatan tinggi, misalnya 11500rpm yang harganya relatif mahal, tetapi tidak fleksibel dan tidak dapat ditempelkan pada velcro pad dan kalau dipaksakan pada gernda dengan kecepatan 13000rpm akan menyebabkan umur mata gerinda berkurang. Jadi membeli gerinda dengan variabel speed sebenarnya perlu dilakukan, daripada membeli juga mesin poles yang harganya jauh lebih mahal daripada mesin gerinda. Mesin poles ukuran 4" juga jarang dijual, biasanya minimal ukuran 5".
 
Tambahan 1 Pebruari 2020:
Saya sekarang sudah punya dimmer/speed controller, murah hanya sekitar Rp 60,000 online. Jadi kalau gerinda dengan speed controller mahal, bisa beli gerinda tanpa speed controller dan beli speed controllernya secara terpisah. Gerinda bisa juga difungsikan sebagai gergaji kayu/ranting/dahan dan diperlukan speed controller.

Gerinda dengan mata gerinda gergaji kayu 40 gigi terpasang.

Sabtu, 25 Juni 2016

Vaksin tak palsu di Biofarma

Ribut-ribut vaksin palsu, saya tidak khawatir, karena saya vaksin di Biofarma. Mengapa?

Saya sudah melakukan vaksinasi dewasa rutin sejak akhir tahun 80-an. Mulanya saya vaksin Hepatitis B yang masih langka dan kalau sekarang hanya cukup dengan Rp 50.000 saja, maka dahulu dengan uang nilai sekarang yaa di atas satu juta. Vaksinasi Hepatitis A juga saya lakukan dan lebih langka lagi serta lebih mahal lagi dibandingkan Hepatitis B. Penemuan terbaru adalah seseorang yang sudah pernah divaksin Hepatititis A atau B, apalagi pernah terjangkit dan kemudian sembuh tidak perlu divaksin secara rutin, tetapi jika khawatir bisa melakukan vaksinasi ulang di usia 50-an atau lebih. Pemeriksaan Anti HbS dan HbsAg sebelum divaksinasi juga tidak diperlukan, karena mahal dan lebih murah vaksinnya. Dahulu hal ini dilakukan, karena kalau kita telah memiliki antibody/penangkal alamiah, maka vaksinasi akan sia-sia dan harga vaksinnya masih mahal. Sekarang karena Vaksinasi Hepatitis B sudah murah, yaa disuntik saja langsung, toh tidak mengakibatkan apa-apa kalau sudah memiliki penangkal alamiah.

Vaksinasi Typhus juga saya lakukan, walaupun vaksinasi ini hanya melindungi sekitar 70 persen lebih, tetapi seseorang yang telah divaksin seandainya terjangkit Typhus, maka akan ringan saja penyakitnya. Perlu tindakan rutin Vaksinasi Typhus 3 tahun sekali. Saya melakukan vaksinasi ini di RS.

Mengingat vaksinasi di RS perlu antri, maka saya mencoba mencari distributor vaksin, misalnya produsen Aventis, distributornya siapa saja. Di distributor resmi harga vaksin didiskon 20 persen dan tentunya tidak palsu. Untuk menyuntiknya bisa minta bantuan perawat atau bidan dan kalau berani yaa nyuntik sendiri. Jika intarmuscular (im), maka nyuntiknya mudah yang penting jangan kena pembuluh darah. Biasanya yang disuntik adalah otot deltoid (lengan atas). Bisa dilakukan di kedua lengan dengan vaksin yang berbeda sekaligus. Yang agak sulit adalah subcutant (sc), walaupun disuntikkan secara im juga bisa, tetapi efektivitasnya agak berkurang.

Mengingat distributor vaksin ada di Jakarta dan jauh dari rumah, maka saya cari tempat yang melakukan vaksinasi di sekitar Bekasi. Terdapat Rumah Vaksin yang vaksinnya relatif lengkap. Tadinya saya pikir murah, ternyata tarifnya adalah HET (padahal sudah diberi diskon oleh distributor) + biaya dokter Rp 50.000. Apakah vaksinnya palsu, kelihatannya sih asli, karena saya selalu menyimpan dus dan suntikannya dari vaksinasi-vaksinasi terdahulu. Bagaimana kalau palsu, saya tidak khawatir, karena saya telah menemukan Biofarma.

Belakangan saya baru tahu, Biofarma juga melakukan vaksinasi dan tentunya murah dan asli. Biofarma selain memproduksi vaksinnya sendiri, ternyata juga importir vaksin tertentu, misalnya MMR II. Sayangnya Biofarma ada di Bandung, jadi kalau ke Bandung, maka sebelum naik jembatang layang Pasopati, minta turun, lalu jalan kaki sekitar 250 meter ke Biofarma (jangan naik angkot, karena angkot pasti belok kiri atau kanan ke Jalan Pasirkaliki). Letak tempat vaksinasi adalah menerobos melalui pintu kantin di samping mesjid yang besar. Dan tentunya vaksinasinya bukan di kantin, tetapi di ruang yang cukup besar dengan dokter/perawat yang faham betul tentang vaksinasi. Sekarang ini saya selalu melakukan vaksinasi di Biofarma.

Tambahan 15 Juli 2016: Menurut salah satu Direktur RS pemakai vaksin palsu, karena stock vaksin yang seharusnya dipakai tidak tersedia atau pasien minta vaksin buatan Luar Negeri, maka menggunakan vaksin dari penjual (bukan distributor) lain. Hal ini terbantahkan, karena setahu saya tidak pernah terjadi kekurangan vaksin, demikian juga apakah betul pasien minta divaksinasi dengan buatan Luar Negeri, siapa tahu ini memang keinginan dokternya, karena vaksin buatan Luar Negeri lebih mahal, bayangkan kalau anda divaksin Tetanus yang harga vaksinnya cuma Rp 14.000 buatan Biofarma terus dimintai biaya nyuntik Rp 50.000 apa gak teriak-teriak. Hal ini juga terjadi pada saat dokter memberikan obat paten yang mahal dimana harganya bisa 20x daripada obat generik. Bayangkan bila biaya dokternya Rp 150.000, sedangkan obat generiknya hanya Rp 4.500. Jika anda ke dokter di RS, maka ada baiknya beli seperempat dosis dulu dan sisanya beli di luar RS, siapa tahu ada generiknya dan di luar RS harganya juga biasanya lebih murah.

Tambahan 8 Pebruari 2017: Beberapa hari yang lalu saya vaksinasi Typhus di Biofarma dan menurut saya ada prosedur kurang baik yang dilakukan. Pertama tidak memperlihatkan vaksin apa yang akan disuntikkan, penyuntik membelakangi saya. Dan ketika saya tanyakan apakah pakai Uniject, dia mengatakan Uniject hanya digunakan pada vaksinasi Hepatitis B (hal ini saya setuju, toh saya juga sudah tahu sebelumnya). Di tangan kirinya tergenggam sebuah vial, suntikannya tidak terlihat, karena tertutup oleh badannya. Pada saat melakukan penyuntikanpun saya tidak dapat melihat suntikannya, karena tertutup oleh tangannya. Penyuntikan yang dilakukan adalah intra muscular dan saya tegaskan ini im yaa dan dijawab yaa, Penyuntikan berlangsung cepat, sedangkan kalau subcutant penyuntikan berlangsung lama. Saya minta dusnya dan memang diberikan dus Typhim Vi, tetapi penyuntik mengatakan suntikannya tidak yaa, tanpa saya pernah melihat suntikannya. Sebelumnya saya pernah dua kali disuntik Typhim Vi di tempat lain dan saya selalu melihat dusnya dan syringenya. Seharusnya Biofarma melakukan penyuntikan seperti yang dilakukan oleh penyuntik yang pernah menyuntik saya sebelumnya. Di Laboratorium Klinik, selalu ditunjukkan bahwa tabung untuk pengambilan darah masih tersegel (steril), demikian juga stiker yang ditempelkan pada tabung tersebut adalah atas nama kita.

Jumat, 15 April 2016

Baja Ringan Anti Rayap Rawan Ambruk

Sekarang ini mulai banyak yang pakai rangka atap baja ringan, tetapi sebenarnya rawan ambruk, bukan karena rayap, tetapi karena kebakaran. Kebakaran sebentar saja, maka rangka atap baja ringan akan melentur dan ambruk semuanya. Saya pernah melihat rumah dengan rangka atap kayu kebakaran dan setelah setengah jam kebakaran dan apinya mati, karena disemprot air oleh pemadam kebakaran, maka yang terbakar hanya reng dan kaso, sedangkan gording luarnya terbakar, tetapi masih utuh dan kuda-kudanya tidak terpengaruh sama sekali. Api akan membakar kayu yang lebih lunak dulu, sedangkan kuda-kuda biasanya kayunya bagus dan besar. Jadi jika rangka atap kayu ada rayapnya tindakan apakah yang harus diambil?

Jangan khawatir rangka atap kayu akan ambruk tiba-tiba. Rayap akan memilih kayu yang lunak terlebih dahulu, biasanya reng dan kaso, jarang memakan gording apalagi kuda-kuda. Jadi biasanya genting akan melorot. Kerusakan tidak akan banyak dan cukup menggunakan anti rayap. Sejak tahun 1995 saya menggunakan anti rayap, ketika diketahui sekitar rumah saya banyak rayapnya. Dulu menggunakan Lentrek yang merupakan racun kontak yang artinya kontak dengan cairan anti rayap yaa berati rayapnya mati. Jeleknya Lentrek ini bersifat repellent atau menolak rayap, yaa rayapnya pasti tidak mau kontak, sehingga rayapnya terusir atau minggir, tetapi tetap hidup dan makan kayu yang tidak ada anti rayapnya. Sekarang ini hampir semua anti rayap bersifat non-repellent yang artinya rayap tak tahu itu anti rayap dan kayunya dimakan juga dan akhirnya mati.

Di dunia banyak digunakan anti rayap non-repellent Imidacloprid yang relatif cepat membunuh rayap. Yang lainnya adalah Fipronil yang relatif lambat membunuh rayap dan tentunya menguntungkan, karena seperti halnya semut, maka sesama rayap jika bertemu pasti 'ciuman' dan menularkan pada rekannya, bahkan ratunyapun disuapi makanan beracun. Ini akan membunuh seluruh koloni rayap.

Jika dana terbatas, maka anti rayap Prestise 200SL 80ml seharga Rp65.000 sudah cukup untuk membasahi seluruh rangka atap terutama ujung-ujung kayunya dengan semprotan bunga. Prestise 80ml dapat diencerkan hingga 40-80 liter air. Isi Prestise adalah Imidacloprid 200 gram/liter yang tentunya tidak ada 200 gram dalam 80ml.

Jika dana agak banyak bisa menggunakan Lentra 200SL 250ml seharga Rp170.000 yang cukup untuk membasahi seluruh rangka atap dan juga kusen-kusen serta pintu. Biasanya walaupun kusen ada rayapnya, sulit untuk mengetahui ada rayapnya, kecuali sudah parah. Ini salah satu jalur rayap menuju atap. Isi Prestise dan Lentra itu sama, jadi kalau perlu banyak gunakan saja Lentra atau bisa juga kombinasi keduanya.

Jika mau membunuh koloni rayap gunakan Agenda 25EC 1000ml seharga Rp365.000 yang hanya cukup untuk membasahi seluruh rangka atap, karena 1000ml Agenda 25EC ini hanya akan menghasilkan 40-80 liter cairan racun untuk disemprotkan, karena Agenda 25EC ini mengandung fipronil yang berkadar 25 gram/liter. Ketika Lentrek sudah discontinue, saya hanya menggunakan Agenda untuk menyemprot atap dan tanah. Penggunaan pada tanah sangat boros, jadi sekarang ini saya hanya menggunakan untuk menyemprot rangka atap saja. Toh rayapnya sudah tidak ada dan ini hanya untuk berjaga-jaga saja.

Untuk rumah dengan luas lantai dasar kurang dari 100 meter persegi tidak perlu panggil tukang rayap, cukup mentreatment tanah yang belum difloor dengan anti rayap. Menyemprot rangka atap itu melelahkan, jadi kalau mau santai cukup mentreatment tanahnya saja. tetapi tentunya boros. Buat lubang pada tanah dengan obeng berjarak 10 centimeter dari floor dan tiap lubang berjarak 20 centimeter, isi dengan anti rayap, kalau habis meresap, isi terus sampai jenuh. Jika hanya tanah yang ditreatment, maka sebaiknya gunakan Agenda. Treatment tanah ini bisa dilakukan sendiri dan tidak perlu terlalu kuatir dengan racunnya asal sudah diencerkan, bahkan Imidacloprid termasuk golongan Neonicotinoid (nikotin). Jauh lebih berbahaya merokok daripada mengaplikasikan anti rayap. Untuk rumah dengan lantai dasar lebih dari 100 meter persegi sebaiknya tanah di samping rumah yang menempel pada tembok kita perlu ditreatment juga, walaupun mungkin itu adalah tanah tetangga, beri pengertian pada tetangga bahwa hal ini juga berguna untuk rumahnya.

Perlu diketahui bahwa Fipronil dan Imidacloprid itu rawan cahaya. Bahkan Imidacloprid setelah diencerkan hanya dalam waktu 1-4 jam saja kekuatannya berkurang hingga separuhnya. Oleh karena itu botol Imidacloprid selalu tidak tembus cahaya. Di permukaan tanah Imidacloprid berkurang kekuatannya hingga separuh dalam waktu 39 hari. Tetapi di dalam tanah kedua bahan tersebut kekuatannya berkurang hingga separuhnya dalam waktu setahun atau lebih. Menggunakan kedua bahan tersebut dengan dosis dobel tentunya menyebabkan kita tak perlu tiap tahun menggunakan anti rayap. Untuk rumah dengan luas lantai dasar hingga 100 meter persegi cukup menggunakan sebotol Agenda seharga Rp365.000 untuk mentreatment tanah saja (di depan dan belakang rumah). Diaplikasikan tiap tahun untuk 2 tahun pertama dan seterusnya tiap 2 tahun sekali. M U R A H kan!!!

Rabu, 02 Maret 2016

Perlukah migrasi ke 4G-LTE

Setelah migrasi CDMA ke GSM dianggap berhasil, kini akan migrasi ke 4G-LTE. Yang sekarang sudah terdapat adalah 2G, 2.5G, 3G dan 3.5G. Dengan 3.5G-pun sebenarnya sudah bisa didapatkan up to 42Mbps, yang maksudnya maksimal 42Mbps secara total, tetapi seorang pemakai tentunya hanya mendapatkan di bawah itu tergantung banyaknya pemakai. Dengan 3.5Gpun sebenarnya sudah cepat jika kita mendapatkan sinyalnya. Konyolnya tidak di semua tempat kita mendapatkan sinyal 3.5G.

Secara teknis semakin rendah frekuensinya, maka akan semakin jauh pancarannya, sehingga diperlukan hanya sedikit menara BTS. Yang terbaik tentu saja Ceria dengan 450MHz. Pada umumnya 2G sampai dengan 3G menggunakan frekuensi 800MHz, 850MHz dan 900MHz, walaupun Flexi dulu pertama sekali pernah menggunakan frekuensi 1900MHz dan suaranya parah banget, juga menghabiskan baterai. Semakin tinggi frekuensinya, maka harus semakin rapat menara BTSnya. Jadi jangan berharap 4G-LTE akan ada, jika 3.5Gnyapun tidak ada, karena frekuensi 4G-LTE pada akhirnya hanya akan menggunakan frekuensi 1900MHz, 2100MHz, 2300MHz dan 2400MHz.

Sekarang ini penjual makin konyol, misalnya Bolt di Giant Jatiasih tidak dapat menunjukkan demonya, karena di tempat itu memang tidak ada sinyal 4Gnya. Demikian juga penjual Smartfren di depan Fresh Market Cikunir juga tidak dapat menunjukkan demo 4Gnya, karena sinyal SmartFren EVDO-RevBnya saja tidak ada. Di Bandung malah di Kantor Pusat SmartFren sendiri di Jalan Suci, sinyal EVDO-RevBnya juga tidak ada dan adanya sinyal baru di Dago yang berjarak 1.5 kilometer dari Kator Pusat SmartFren itu sendiri.

Jika sinyal 4Gnya tidak terdapat, secanggih apapun handpone kita, maka yang didapatkan hanya sinyal 3G. Jadi jika ingin membeli HP 4G-LTE, maka minta penjual menunjukkan demonya dengan HP 4G mereka. Pada HP tersebut akan tertera 4G, jika sinyal didapatkan di bagian belakang sinyal bar tersebut (bukan nama providernya, misalnya xxx 4G-LTE). Jika anda sudah yakin dengan penjual/produknya, maka HP 4G LTE tersebut boleh dibeli dengan catatan di rumah/kantor anda mungkin hanya didapatkan sinyal 3G, karena pindah kamar saja sinyal bisa langsung berubah. Demikian juga jika tetangga anda yang berjarak 100 meter dari rumah anda bisa mendapatkan sinyal 4G-LTE, bukan berarti anda juga akan bisa mendapatkan sinyal 4G-LTE tersebut. Yang paling tepat yakni meminjam HP 4G-LTE milik teman anda (masalahnya akan dipinjami tidak) dan mencobanya di tempat yang anda inginkan.

Kesimpulannya, 4G-LTE cocok hanya untuk mereka yang senang internet, boleh dikatakan tidak ada perbedaan untuk suara dan SMS dengan HP lama non 4G-LTE. Hampir semua HP seharga minimal sejuta sekarang ini telah dilengkapi fasilitas 4G-LTE, atau setidaknya belilah HP yang sudah dilengkapi dengan 4G-LTE, tetapi pikirkan dulu masak-masak jika ingin berlangganan 4G-LTE (jangan beli bundle, mungkin nanti akan menyesal dan tidak dapat ganti provider). Setidak-tidaknya berlangganan 4G-LTE lebih mahal dua kali lipat dari layanan biasa. Selama jumlah menara BTSnya tidak ditambah, maka layanan 4G-LTE tidak akan baik dan memiliki banyak sekali blankspot. Jarak menara BTSnya dengan anda maksimal 1 kilometer, jika lebih jangan berpikir untuk mendapatkan sinyal 4G-LTE. Yang paling baik sebenarnya provider menggunakan Micro-pole yakni tiang yang lebih besar sedikit daripada tiang listrik untuk meletakkan antena dan bukan menara BTS. Micro-pole dapat diletakkan di median jalan dan bisa berjarak hanya 200 meter satu sama lain atau paling jauh 500 meter. Di Bandung dulu pernah ada beberapa Micro-pole, tetapi sudah dibongkar, karena tidak meminta ijin terlebih dahulu dari walikota/pemda.

Bolt juga sudah 4G-LTE, tetapi tidak seperti provider telekomunikasi lainnya, kalau tidak didapatkan sinyal 4G-LTE, maka tidak akan didapatkan sinyal 3.5G, 3G dan 2G. Jadi sebaiknya lupakanlah Bolt. HP SmartFren dijual secara bundle berikut layanan 4G-LTEnya. HPnya memiliki satu slot untuk kartu SmartFren dan satu slot lainnya untuk provider GSM. Tetapi untuk menggunakan fasilitas provider GSM, maka kartu SmartFren harus aktif. Jadi jika fasilitas SmartFren tidak memuaskan, maka mungkin tidak ada pilihan lain selain membeli HP GSM 4G-LTE lainnya yang tidak dibundle dengan layanan 4G-LTE. Mengingat masih banyaknya blank spot layanan 4G-LTE dari tiap-tiap (semua) operator GSM, maka sebaiknya jangan sekali-sekali membeli HP 4G-LTE dengan sistem bundle berikut layanan 4G-LTEnya, supaya kita mudah berganti-ganti provider.

Tanggal 1 Oktober 2016, saya ke Galeri Smartfren di Metropolitan 2, Karena semua kartu Smartfren saya tidak mendapat sinyal sedikitpun. Saya datang 10 menit setelah mal buka, ternyata yang antri sudah sampai di luar Galeri Smartfren panjangnya sudah 7 meter, belum yang sudah di dalam galeri. Ternyata yang ngantri itu mau upgrade ke HP Promo dan sinyal Smartfrennya ternyata masih ada. Jadi saya beruntung, karena Smartfren saya tak ada sinyal, maka saya antri untuk Customer Service, dapat nomor 10. Sedangkan yang mau upgrade HPnya akn dilayani hingga jam 7 malam dan jika belum dilayani, esok harus ngantri lagi dari awal. Menunggu 2 jam akhirnya saya dipanggil. Saya punya 3 kartu Smartfren, jadi sebenarnya saya berhak untuk 'penggantian' 3 devices. Tetapi, karena saya hanya bawa 1 HP, maka hanya berhak dengan 'pengantian' 1 MiFi atau 1 HP. Untuk Mifi harus tambah Rp 100.000, sedangkan untuk HP Andromax Serie A harus tambah Rp 510.000. Sebenarnya ini bukan penggantian, tetapi 'memaksa' kita untuk menukar alat sesuai kemauan Smartfren. Jadi jauh lebih jelek daripada migrasi CDMA Telkomsel dan Indosat. Saya pilih MiFi saja, Andromax M2Y, dengan isi kuota 19GB terbagi 7GB 24jam dan 12GB Midnight untuk 30 hari, kalau masuk masa tenggang, maka kuota hangus, jika diiisi pada masa aktif, maka kuota akan diakumulasikan dan masa aktif akan dihitung saat kuota ditambah (tidak akumulatif). Andromax  M2Y ini konon bisa untuk koneksi 32 HP, tetapi ternyata sinyalnya sangat lemah, bahkan untuk 1 HP saja, maksimum hanya 7 meter. Jika membeli MiFi Andromax M2S, maka milik teman dan sudah saya saksikan dapat menjangkau 20 meter lebih, walaupun hanya bisa koneksi untuk 15 HP saja. M2Y juga tidak dilengkapi charger. Jadi sudah suruh bayar Rp 100.000, tetap dapat MiFi yang tak lengkap. Jika membeli MiFi Andromax M2S sendiri seharga Rp 299.000, konon katanya akan mendapatkan kuota internet yang lebih banyak. Sekarang saya punya 4 kartu 4G LTE, karena MiFi Andromax M2Y juga diberi kartu sendiri. Berhubung saya tidak punya/beli HP 4G LTE, maka saya masukkan saja pada HP Nokia CDMA lama saya, ternyata bisa jalan. HP saya bisa untuk Esia Smartfren dan juga Flexi 1900MHz yang paling kuno. Suaranya tidak sebagus sebelum migrasi dan boros baterai, maksimum menelepon 20 menit saja. Saya masukkan pada HP CDMA yang lain, ternyata tidak bisa, karena hanya support 850MHz. Saat ini sinyal 4G LTE menggunakan 2300MHz dan 850Mhz. Pengisian kuota yang paling murah adalah Rp 50.000 akan mendapatkan 1,75GB 24 jam dan 3 GB Midnight (jam 1-7). Sedangkan kartu perdana Simpati Loop 3G sebesar Rp 60.000 mendapatkan 2GB 24 jam dan 3GB Midnight (jam 00-09) untuk 60 hari. Jadi lebih murah Simpati Loop 3G. Kalau Simpati Loop 3G dapat untuk BigoLive (Bigo Live lebih berat daripada YouTube), maka Smartfren 4G LTE hanya bisa untuk YouTube, yang garis putihnya selalu hampir kesusul garis merah. Jelas pilih Simpati Loop 3G. Smartfren 4G LTE hanya unggul terhadap Indosat. Sedangkan yang lainnya yaa lebih payah lagi.

Hati-hati beli modem 4G LTE!
Saya dengan terpaksa membeli modem 4G LTE, bukan karena ingin lebih cepat, tetapi untuk menghabiskan kuota 4G saya. Karena sekarang ini di akhir 2016 semakin sulit mendapatkan kartu perdana 3G dan kalau adapun harganya mahal, misalnya 3G Simpati Loop 4GB 24jam  untuk masa aktif kurang dari sebulan harganya Rp 65.000, sedangkan Simpati 4G LTE 12 GB 24jam harganya juga Rp 65.000 yang terdiri 2GB 3G dan 10GB 4G LTE dan masa aktifnya hampir 60 hari, karena telah diaktifkan terlebih dahulu. Modem yang saya incar adalah Huawei E3372 dimana 4G LTEnya menggunakan blok B3 FDD LTE 1.800MHz dan blok B8 FDD LTE 900MHz (Three hanya menggunakan B3 FDD LTE 1.800 MHZ, maka dapat dipastikan performanya paling jelek, tetapi kuota kartunya bisa paling murah) dan tentunya bisa untuk semua kartu GSM, kecuali Smartfren dan Bolt. Tetapi modem ini sudah tidak ada di Jakarta dan Bandung. Di MegaComp BEC Bandung L2-Co3 banyak sekali modem 4G LTE yang ditawarkan, sedikitnya ada 6 macam. Yang perlu dipertimbangkan adalah modem Huawei E392 seharga Rp 525.000, walaupun secara online bisa didapatkan seharga Rp 500.000. Modem ini 4G LTEnya sama dengan Huawei E3372. Jika dipaksakan  menggunakan Smartfren, maka frekuensi 850 MHznya hanya support sampai dengan EDGE (2.75G). Kalau saya disuruh milih, tetap milih Huawei E3372, karena harganya lebih murah dan saya tidak melihat keunggulan apapun dari Huawei E392. Yang lainnya adalah Advance DT100 seharga Rp 375.000 (beli online pasti lebih murah, yang saya temukan Rp 327.000 dengan garansi 3 bulan) dengan spesifikasi mirip Huawei E3372 dengan Download Speed up to 100Mbps (Huawei E3372, Download Speednya up to 150Mbps) dan Upload Speed up to 50Mbps. Tetapi akhirnya saya beli Cyborg E488-S seharga Rp 375.000 bergaransi setahun (kalau online garansinya biasanya cuma sebulan dan bagaimana kalau mau klaim) yang bentuknya agak bongsor di Click & Click (bukan Klik & Klik lo) di BEC, karena saya perlu modem yang bisa Telkomsel dan Smartfren. Smartfren menggunakan frekuensi B5 FDD 4G LTE 850 Mhz dan B40 TDD 4G LTE 2.300 MHz, sedangkan Bolt hanya menggunakan frekuensi B40 TDD 4G LTE 2.300 MHz. Support Widows 7 dan 10, tetapi tidak Windows 8. Modem ini kemasannya begitu sederhana tidak seperti modem Huawei yang menggunakn box yang rapi, demikian juga Petunjuk Setting modem ini hanya selembar kertas berukuran 8x8cm persegi. Frekuensi 4G LTEnya hanya 850MHz dan 1800MHz, sedangkan frekuensi HSUPAnya hanya sampai 5.76Mbps untuk 2100MHz. LTE Download Speed up to 300Mbps dan LTE Upload Speed up to 50Mbps. Saya coba, memang Download Speed Maximumnya mencapai lebih dari 100Mbps, tetapi saya tidak tahu apa bisa melebihi 150Mbps. Menggunakan speedtest.net dan setting modem Auto (Default), maka didapatkam Maximum Download Speed 21.28Mbps dan Maximum Upload Speed 7.16Mbps. Dibandingkan modem 3G Huawei E3531 saya yang bisa 21.6Mbps, maka kecepatan Uploadnya boleh dikatakan hampir sama, sedangkan kecepatan Downloadnya memang lebih cepat, tetapi boleh dikatakan tidak significant. Tetapi dengan mode 3Gonly, maka modem 3G Huawei E3531 akan jauh lebih cepat daripada modem 4G LTE Cyborg E 488-S, karena frekuensi yang bisa digunakan oleh modem Cyborg ini hanya sampai 2.5G EDGE 900MHz dan 1.800MHz dengan DL hanya 236kbps untuk Telkomsel, XL. Indosat dan Three. Dengan mode Auto, maka kuota yang digunakan hanya kuota 4G LTE (kadang-kadang siih ke 3G juga untuk Telkomsel). Smartfren lebih beruntung, karena pada mode 3Gonly 850MHznya bisa sampai 3.5G HSDPA dengan DL hingga 7.2Mbps. Jadi, jika tidak terpaksa untuk menghabiskan kuota 4G LTE, maka migrasi ke 4G LTE yaa tidak perlu. (Spesifikasi di atas banyak yang tidak tercantum dalam kemasan dan harus mencari di Web, kalau Huawei dengan dos segelan siih spesifikasinya tercantum jelas didosnya dan garansinya 3 tahun).

Menggunakan Kartu Telkomsel, maka praktis modem Cyborg hanya bisa digunakan untuk koneksi 4G LTE. Sinyal 4G LTE Telkomsel kadang-kadang hilang dan pada saat ini modem akan berusaha mencari sinyal yang di bawahnya: 3,75G, 3,5G, 3,25G, 3G, 2,75G dan baru 2,5G bisa handshaking, tetapi proses ini terlalu lama, sehingga hubungan modem akan putus terlebih dulu. Dan perlu menunggu beberapa menit agar bisa Connect kembali di 4G LTE. Sebenarnya ketidakstabilan sinyal 4G LTE sudah bisa diramalkan, mengingat Tekomsel sebagai pemilik/penyewa memiliki 120.000 Menara BTS di seluruh Indonesia. Dan hanya 5 persen saja yang sekaligus digunakan sebagai Menara BTS 4G LTE. Padahal semakin tinggi frekuensinya, maka harus semakin rapat Menara BTSnya, jadi kalau 4G LTEnya numpang di 3G tanpa tambahan Menara BTS di antaranya, maka hanya yang dekat Menara BTS saja yang akan mendapatkan sinyal 4G LTE. Menara BTS Telkomsel yang paling dekat rumah saya jaraknya kurang dari 200 meter.

Sebagai tambahan informasi: Jangan beli modem Samsung GT-B3730, karena untuk frekuensi 4G LTEnya hanya support 2.600MHz, padahal frekuensi ini belum digunakan oleh operator telekomunikasi manapun di Indonesia, sedangkan frekuensi 1800MHz dan 900MHznya hanya support sampai EDGE, walaupun harganya cuma Rp 200.000 lebih. Sedangkan modem Alcatel 1K3M support 4G LTE yang biasanya digunakan di Arab dan tertulis Mobily pada modemnya hanya support frekuensi LTE TDD 2600Mhz, sedangkan frekuensi DL HSPA+nya mendukung frekuensi 900MHz hingga 42 Mbps, tetapi frekuensi 850MHznya hanya support sampai dengan EDGE. Jadi jika dipaksakan untuk Smartfren, bisa, tetapi sangat lambat dan Bolt pasti tidak bisa. Support hanya sampai dengan Windows 7. Harganya cuma Rp 200.000 lebih sedikit.

Tambahan 15 Maret 2016:
Di perbatasan Graha Indah dan Taman Permata Cikunir dekat Outer Ring Road ternyata sinyal XL yang didapat hanya 2G, tidak pernah 3G apalagi 3G+. Saya bawa modem dan kartunya ke XL Center di Pertokoan Bekasi Mas seberang Mitra Keluarga Bekasi Barat dan kartunya dicoba ke salah satu HP mereka dan didapatkan sinyal 3G+,  jadi bukan 4G. Di kartunya memang tertulis 4G-LTE (Hot Rod), tetapi mungkin ini hanya sekedar tulisan. Modemnya tidak dites, karena katanya mereka tidak bisa mengetes modem. Kemungkinan pertama banyak daerah di Bekasi hanya bisa menerima sinyal 2G, kemungkinan kedua kartu XL tersebut hanya bisa menerima sinyal 3G+ dengan menggunakan smartphone dan bukannya modem HSPA+ 21,6kbps. Dan jangan tertipu dengan kuota yang dijanjikan, 4,5GB maksudnya 1,5GB untuk 2G dan 2G ke atas, sedangkan 3GB lagi untuk 3G dan 3G ke atas. Jadi kalau hanya didapatkan sinyal 2G, maka kuota yang didapatkan hanya 1,5GB.

Tambahan 28 April 2016:
Kartu Simpati yang lama (cover plastik) tertera Best For Smartphone dan Speed up to 7,2 Mbps. Dimana-mana mendapat sinyal 3G+ dan ternyata telah diupgrade ke Speed up to 21,6Mbps seperti Kartu Simpati yang baru dimana memang tertera Speed up to 21,6 Mbps. Digunakan di Smartphone maupun modem sama kencangnya, bahkan untuk You tube mencapai 14350Kbps atau 14,35 Mbps, tetapi untuk website lokal apakah Detik com atau Vidio com kecepatannya di bawah 2 Mbps. Jelas yang bermasalah adalah website lokal ybs dan bukan kartunya. Jadi kalau tidak mau lihat Youtube apa perlu pakai 4G-LTE, apalagi dengan 3.75G Speed up to 21.6 Mbps, buka Youtube lancar-lancar saja. Kartu Perdana Simpati seharga Rp 40.000 untuk pemakaian maksimum 2 bulan dijual di Lobby BCP menggunakan lapak/meja dekat tangga berjalan dan bukannya di Gallerynya terdiri dari 2GB untuk 'ngalong' dari jam 24.00 hingga pukul 6.00 pagi dan 2GB lagi yang terbagi 1.5GB untuk pemakaian Nasional dan 0.5GB untuk pemakaian Lokal misalnya Jabodetabek (tertera di belakang bungkus nomor kartu). Jeleknya kuota Lokal baru bisa dipakai setelah kuota Nasional habis. Masa berlaku kartu perdana tersebut 60 hari, tetapi karena sudah diaktifkan terlebih dahulu, maka biasanya masa berlakunya berkurang seminggu. Di penjual pulsa, kartu perdana yang sama dijual seharga Rp 60.000 dan masa berlakunya malah cuma sebulan lebih sedikit, karena rupanya si penjual pulsa yaa beli di lapak Telkomsel, BCP. Untuk isi ulangnya dengan kuota yang sama harus membayar Rp 59.000 dan kuota Lokalnya tergantung dari di mana kita mengisi pulsanya misalnya Jabar. Jadi sebaiknya siapkan beberapa Kartu Perdana, karena akan lebih murah daripada isi ulang.

Kartu Three mungkin yang paling murah. Kartu Perdana Three 1Gb Rp 25.000 dan bisa memilih hingga 10GB yang harga per GBnya -/+ Rp 15.000. Masa pakai Three ini maksimal setahun, tetapi sinyal Three yang bisa didapat umumnya hanya 3G, bahkan banyak daerah yang hanya bisa menerima sinyal 2G. Jadi hampir sama dengan XL, hanya cepat di daerah-daerah tertentu, tetapi di kebanyakan daerah bahkan sama sekali sudah tidak bisa membuka website Detik com. Untuk isi ulangnya lebih murah Rp 5.000 daripada kartu Perdananya. Jadi untuk isi ulang 1GB cuma Rp 20.000,-

Tambahan 19 Juni 2016:
Saya menggunakan modem Huawei 3531 s/d 21.6 kbps, yang harganya sekarang di Enter Komputer Rp 225.000. Harga ini sama dengan modem Huawei 3131 s/d 21.6kbps, hanya saja modem Huawei 3531 lebih tipis, tetapi tidak memiliki colokan antena luar. Tidak ada masalah dengan performance modem Huawei 3531 saya, bahkan dengan kartu Telkomsel Simpati 4G LTE bisa didapatkan performa 40000bps saat mendownload Antivirus Avast, padahal modem ini bukan modem 4G LTE. Kesalnya modem Huawei ini selalu menampilkan iklan produknya, bahkan kadangkala berkali-kali hanya dalam satu sesi penggunaan, terutama ketika melihat YouTube.

Tambahan 16 Agustus 2016:
Indosat banting harga, katanya siih untuk menyambut 17 Agustus. 10GB 4G LTE plus 300MB 3G hanya Rp 25.000 dengan masa berlaku 30 hari. Sayangnya kuota 4G LTE dan 3G benar-benar dipisahkan, bukannya kuota 4G LTE habis baru pakai kuota 3G, tetapi di tempat dimana hanya terdapat sinyal 3G, maka pakai kuota 3G. Dan ternyata blankspot Indosat untuk 4G LTE banyak sekali, jadi kuota 3G sudah habis, tetapi kuota 4G LTE masih banyak, padahal kuota 4G LTE hanya dapat digunakan di daerah dimana ada sinyal 4G LTE. Mungkin ada baiknya pilih paket 9GB 3G saja seharga Rp 65.000 untuk 90 hari. Cuma perlu diingat kualitas 3G Indosat juga sebenarnya payah, hanya mampu download dengan kecepatan maksimum sebesar 2000bps dan sering drop mendekati nol atau bahkan nol. Untuk Youtube jelas tidak cocok. Cocok untuk buka web seperti detik.com, tetapi kapan yaa nanti habis kuotanya. Jika berminat Indosat lagi promo di Lobby BCP, sampai akhir bulan Agustus.

Tambahan 17 Agustus 2016:
Telkomsel tidak mau kalah dengan Indosat, maka di teras BCP, di samping Galeri Telkomsel atau hanya berjarak 15 meter dari tempat Indosat promo, Telkomsel juga promo. 4GB 4G LTE Rp 50.000,  6GB 4G LTE Rp 65.000,  dan 10GB 4G LTE Rp 100.000. Kesemuanya dengan masa aktif 60 hari. Sekarang sudah tidak ada Flash Midnight dan WiFinya lagi dan seperti Indost dimana kuota 3G dan 4G LTE dipisahkan, maka kedua kuota tersebut juga dipisahkan. Hebatnya sinyal Telkomsel komplit, selain 4G LTE, juga ada 3.75G, 3.5G, 3.25G dan tentunya 3G. Menggunakan Youtube tentunya tanpa putus-putus, walaupun menggunakan 3G, tetapi kecepatannya sudah mulai turun dibandingkan 2 atau 3 bulan yang lalu.

Tambahan 18 Agustus 2016:
Karena dari 6GB 4G LTE Telkomsel, hanya 1GB yang 3G, maka sisa 4G LTEnya masih banyak, walaupun kuota 3Gnya sudah habis dan tentunya kartu sudah tidak dapat digunakan di lokasi dimana tidak terdapat sinyal 4G LTE. Saya tanya Telkomsel dan Indosat apakah bisa kuota 4Gnya dirubah menjadi 3G dan ternyata tidak bisa. Jadi untuk amannya saya harus punya kartu 3G murni tanpa embel-embel 4G LTE, karena blankspot untuk 4G LTE masih sangat banyak. Simpati Loop 7GB 3G harganya Rp 50.000 dengan masa aktif 60 hari, tetapi kuotanya terbagi atas 2GB 24jam, 3GB jam 00-09 dan WiFi  2GB. Sedangkan Indosat 9GB 3G harganya Rp 60.000 dengan bonus kabel data yang konon dengan masa aktif 90 hari dan pembagian kuotanya 3GB 24 jam dan 6GB jam 00-06 saja. Pilihan lain adalah Indosat 9GB 3G untuk 24 jam seharga Rp 80.000, Saya beli Indosat pilihan pertama dengan harapan masa aktifnya benar (?) 90 hari, apalagi ada bonus 150 sms dan 150 menit telpon ke sesama Indosat (bonus ini tidak ada untuk pilihan kedua). Ternyata pulsanya Nol, jadi harus isi pulsa dulu dan masa aktif kartunya ternyata hanya sampai 12 Oktober saja. Jadi agar masa aktif 90 hari untuk data dapat digunakan, harus tambah pulsa yang banyak. Saya akan usahakan kuota data sudah habis, sebelum 12 Oktober. Kelak, tidak mustahil saya akan beralih ke Simpati Loop. Indosat akan berada di Lobby BCP hingga 17 September 2016, sedangkan Telkomsel kelihatannya sudah menetap terus di teras BCP. Perang kouta sudah dimulai, kalau Three yang terkenal murah menurunkan harganya, maka perang kuota akan semakin ramai..

Tambahan 12 Oktober 2016:
Paling murah memang beli pulsa di teras BCP, Bekasi, di samping Grapari Telkomsel. Di bawah tenda piramid 2x2 meter itulah mereka jualan dan dikelola sendiri oleh Telkomsel. Sekarang ini sudah bukan jamannya WiFi, maka semua kartu tak ada kuota WiFinya. Yang paling murah, 2GB 24 jam 3G dan 3GB Midnight dari jam 00-09 3G seharga Rp 50.000 untuk kurang lebih 45 hari, karena sudah diaktifkan sebelumnya. Ini adalah Kartu Simpati 4G LTE yang tak laku, makanya nomornya diawali 0812. Jauh lebih baik beli ini daripada beli yang 16GB 4G LTE seharga Rp 100.000 yang terbagi atas 3G 1G dan 4G 15GB. Di tempat yang sinyal 4Gnya lemah, maka 1GB 3G akan cepat habis dan selanjutnya menganggurlah kartu tersebut. Alternatif lain adalah Simpati Loop 3G seharga Rp 70.000 untuk 60 hari, karena baru diaktifkan ketika dibeli, terbagi atas 2GB 24 jam dan 3GB Midnight jam 00 s/d 09. Kedua kartu 3G tersebut bisa untuk Bigo Live (CEPAT bukan, buat apa beli yang 4G LTE), dimana Bigo Live adalah sarana termudah untuk mengecek kecepatan dan kestabilan sinyal kartu. Kartu dari provider lain yang mengaku sudah 4G LTE, setelah saya coba tak ada yang bisa Bigo Live (paling hanya muncul headernya dengan gambar kartun), walaupun mungkin bisa dicoba tayang di Sudirman-Thamrin, Jakarta.

Tambahan 14 Oktober 2016:
Dengan speedtest.net yang gratis dan dengan mudah ditemukan di Google, maka Simpati Loop 3G hasilnya. Ping 20-40ms, tapi biasanya sekitar 40ms, Download 4-9Mbps, tapi kebanyakan hanya 4Mbps dan Upload stabil di 4Mbps, sedangkan Simpati 4G LTE yang didowngrade menjadi 3G hasilnya Ping sedikit di bawah 30ms. Download berkisar antara 6-7Mbps dan Upload stabil di 4Mbps. Tidak ada perbedaan yang significant antara kedua kartu tersebut. Smartfren yang selalu gagal streaming Bigo Live dengan menggunakan Receiver WiFi TP-Link WN722N seharga Rp 99.000 di Enter Komputer, tetapi saya beli Rp 115.000 di SSC BCP, Bekasi dan connection 100 persen ternyata memang sudah 72Mbps, walaupun kebayakan siih hanya 54 Mbps, Tetapi Smartfren dengan speedtest.net hanya menghasilkan Ping selalu di atas 40ms, bahkan mencapi 62ms, Download averagenya hanya 0,35-0,40Mbps dan Upload averagenya hanya 0,05-0,06Mbps, karena Smartfren tidak stabil, sering mencapi NOL atau transfer speed hanya 2kbps. Jelas Smartfren tidak bisa streaming.

Tambahan 25 Desember 2016:
Ternyata modem Huawei E3372 masih ada, tetapi langka dan harganya melambung. Di salah satu toko dengan neon box Huawei yang juga jual Smartfren di Harco Mangga Dua Lantai 3 modem tersebut dijual seharga Rp 525.000.  Di Mangga Dua Mall selantai dengan Bhinneka.com ada toko yang terletak di tengah-tengah mall menjual modem tersebut dengan harga Rp 500.000 (menjual juga barang-barang lama). Semuanya belum ditawar.

Tambahan 11 Pebruari 2017:
Saat ini Telkomsel 4G LTE dari pagi hari hingga malam sekitar pukul 9, payah, bisa diam sampai 30 detik, padahal jarak BTSnya hanya kurang dari 150 meter dari tempat saya. Sudah jelas kebanyakan pemakai. Saat ini frekuensi netral 2100Mhz  masih belum diijinkan oleh pemerintah untuk dipakai oleh siapapun, saya berharap frekuensi ini bisa segera dibuka, sehingga Telkomsel yang tampaknya sudah sesak bandwithnya bisa juga menggunakan frekuensi 2100Mhz ini. Sudah waktunya mencoba provider lain yang sudah 4G LTE di rumah saya.
 
Tambahan 17 Desember 2019:
Saat ini frekuensi 2100MHz telah dipakai oleh Telkomsel untuk 3G, lumayan cepat, walaupun antara pukul 12.00 hingga pukul 13:00 lambat sekali. Saat ini banyak smartphone baru sudah memiliki frekuensi 2100Mhz 3G. Frekuensi 2500Mhz dan 2600MHz 4G yang biasa dipakai di Arab sekarang juga ada, padahal tidak ada satupun provider Indonesia yang menggunakan frekuensi ini yang hanya cocok di tempat yang lapang tanpa bukit, gunung atau gedung tinggi. Frekuensi 700MHz 4G yang juga dipakai di Jepang juga sudah mulai disematkan pada beberapa smartphone yang beredar di Indonesia. Jadi smartphone yang dijual legal di Indonesia bisa digunakan hampir di semua negara Asia, Australia dan Eropa, tetapi akan mengalami kesulitan jika digunakan di Amerika dan Afrika. Sejauh ini belum ada smartphone yang memiliki frekuensi selengkap iPhone 6s Plus. Memang ada siih yang mengklaim smartphone worldwide, tetapi ternyata frekuensinya tetap tidak lengkap.
 
Tambahan 13 Mei 2020:
Saat ini yang memiliki frekuensi 2100MHz untuk 3G dan 4G ialah Telkomsel. 3Gnya berfungsi dengan baik, walaupun Telkomsel ingin agar menggunakan 4G saja. Tetapi 3Gnya Telkomsel 2100MHz itu stabil, walaupun kadang2 sinyalnya suka drop sedikit, karena saat ini sudah semakin banyak smartphone baru yang menyediakan frekuensi 2100MHz.
Provider lain yang punya frekuensi 2100MHz yakni Indosat dan Three.

Jumat, 01 Januari 2016

Jakarta Bandung PASTI Tidak Macet

Menjelang Natal 2015, pada tanggal 23 Desember pukul 7 malam mulailah kemacetan parah dan berlanjut hingga esok sorenya pada jurusan Jakarta Bandung via Tol Cikampek. Ada yang menempuh Jakarta - Bandung hingga 13 jam. Kemacetan yang melebihi kemacetan menjelang lebaran. Pada pukul 9 pagi tanggal 24 Desember kemacetan terjadi mulai dari Slipi hingga Kilometer 19 atau rest area pertama, siangnya tambah parah dengan kemacetan mulai Tomang hingga Kilometer 39 atau rest area kedua. Sedangkan Tol Jagorawi menuju Cawang, JORR menuju Tol Jakarta - Cikampek dan Tol Rawamangun - Cawang juga macet.

Sebenarnya hal ini bisa dihindari jika pengguna mobil yang kebanyakan memiliki smartphone mau membuka Google Maps traffic. Google Maps memanfaatkan smartphone kita untuk mengetahui lokasi kita dan tentunya kecepatan berkendara kita, jadi semakin banyak yang menggunakan Google Maps, maka akan semakin akuratlah perkiraan waktu yang akan kita tempuh. Google Maps tersedia pada desktop maupun pada smartphone. Kemacetan tidak dapat ditebak, jadi sebaiknya Google Maps dipakai tiap 15 menit atau 30 menit sekali dan tentunya sebelum kita pergi. Waktu tempuh yang diperkirakan Google Maps biasanya cukup akurat, karena datanya kan diupdate terus menerus.

Untuk memudahkan maka saya copy link untuk Semanggi, Jakarta ke Gedung Sate, Bandung:

https://www.google.com/maps/dir/Semanggi,+Jalan+Jendral+Gatot+Subroto,+Karet+Semanggi,+Jakarta,+Indonesia/mesjid+al

+muttaqin+gedung+sate,+Jalan+Diponegoro+No.22,+Bandung+Wetan,+Kota+Bandung,+Jawa+Barat+40115,+Indonesia/@-

6.5610413,107.2147165,10z/data=!4m8!4m7!1m2!1m1!1s0x2e69f15444f54583:0x3cf237eb8a93735d!1m2!1m1!

1s0x2e68e64c1fc9116b:0xcb6d730455fecfc1!3e0

Jika Tol Jakarta - Cikampek macet, maka ada alternatif jalan yang biasanya tidak macet, yakni melalui Jonggol:

https://www.google.com/maps/dir/Giant+Ekstra,+Jalan+Wibawa+Mukti+No.+2,+Jatiasih,+Jalan+Wibawa+Mukti+II,+Bekasi+Selatan,+Jawa+Barat+17423,+Indonesia/Gedung+Sate,+Jl.+Diponegoro+No.+22,+Bandung,+Jawa+Barat,+Indonesia/@-6.575577,107.2867316,11z/data=!4m8!4m7!1m2!1m1!1s0x2e698d80010581cb:0x30ac80d9d85bf83b!1m2!1m1!1s0x2e68e64c5e8866e5:0x37be7ac9d575f7ed!3e0

Jalan melalui Jonggol ini tidak selalu muncul di Google Maps, jika Tol Jakarta - Cikampek tidak macet.

Kamis, 28 Mei 2015

Hati-hati barang ditukar di Living Plaza

Hati-hati belanja Informa, karena mungkin sekali barang yang sudah anda pilih akan ditukar. Informa satu gedung dengan ACE Hardware di Living Plaza seberang Giant Mega Mal, Bekasi.

Saya belanja barang meja kursi dari besi, dan ternyata ada yang sudah berkarat dan tentunya tidak saya pilih, ketika saya suruh bawa ke kasir yang baik tentunya, petugas Informa yang bernama Sugi (tertera dalam bentuk post-it pada dusnya) mengatakan bahwa akan membereskan barangnya terlebih dahulu. Saya sudah curiga, apalagi ketika saya sudah menjauh, seseorang (mungkin supervisornya) membisikkan sesuatu pada Sugi. Jadi bisa saja Sugi disuruh oleh Supervisornya atau bisa juga oleh Floor Managernya.

Di Kasir saya lebih curiga, walaupun kasir yang bernama Varessya Risambessy mengatakan bahwa barang boleh ditukar dalam waktu 2 minggu. Dan satpam atau checker barang keluar berkali-kali melihat kondisi barang tersebut, jadi mungkin saja satpam tersebut juga sudah mengetahui ada barang ditukar. Saya tidak tahu prosedur ini apakah memang atas persetujuan atau justru atas briefing Manager Toko atau atas inisiatif perseorangan.

Di rumah jelas barang sudah ditukar dan bukan salah ambil barang. Ternyata mejanya adalah meja yang sudah saya apkir, tetapi karatnya sudah dibersihkan. Saya sudah katakan pada Sugi bahwa percuma karat dibersihkan, karena segera akan berkarat kembali.

Seandainya barang dapat ditukarpun, hal ini tentunya merepotkan, membuang bensin, biaya parkir dan terutama waktu yang berharga.

Setahu saya Informa (PT. Home Center Indonesia) dengan Ace Hardware (Kode BEI: ACES) masih satu grup/pemilik.

Asuransi, Unit Link, Tabungan atau BPJS

Asuransi, Unit Link, Tabungan atau BPJS, kesemuanya untuk mengamankan masa depan kita di masa yang akan datang.

Yang pasti Asuransi adalah pengalihan resiko di masa yang akan datang kepada asuransi. Asuransi tentunya tidak mau rugi, karenanya premi dihitung berdasarkan resiko, misalnya pengendara sepeda motor preminya lebih besar daripada pengendara mobil. Dan yang pasti asuransi tidak mau menanggung mereka yang jelas-jelas sudah sakit dan sebentar lagi mungkin mati dan menghabiskan biaya besar misalnya Penderita Kanker atau sudah terlalu tua. Untuk menghitung resiko dan menetapkan premi ada yang namanya Aktuaris. Di Indonesia aktuaris masih sangat sedikit dan di akhir tahun 1980-an bahkan ada iklan untuk belajar aktuaris di Australia, tentunya dengan ikatan dinas. Aktuaris ini kadang-kadang lebih hebat dari Dokter Spesialis sekalipun untuk mengambil kebijaksanaan, misalnya Aktuaris tahu, kalau pasien berusia 75 tahun ke atas dioperasi lututnya untuk penggantian tulang rawan, maka sebagian besar akan meninggal dalam 2 tahun mendatang dan memang operasi lututnya sendiri berhasil atau cukup berhasil, tetapi dokter Spesialis Orthopedi tidak punya data lengkap kapan mantan pasiennya meninggal, oleh karena itu selalu mengatakan kebanykan operasinya berhasil. Jadi kalau kita lebih beresiko daripada kebanyakan orang, maka ikut asuransi mungkin untung, sebaliknya kalau kita kurang beresiko, walaupun preminya mungkin lebih rendah, mungkin kita rugi, karena kita tak pernah klaim asuransi. Yang sering klaim asuransi itulah yang sebenarnya untung, karena dibiayai oleh mereka yang jarang atau tidak pernah klaim.

Terdapat 2 jenis asuransi, yakni asuransi berkala dangan endowment (bagian keuntungan) dan asuransi 1x bayar saja, misalnya asuransi jiwa, kecelakaan atau kematian. Asuransi dengan endowment akan memberikan sejumlah uang pada akhir periode asuransi. Sebenarnya ini adalah tabungan kita, karena sebagian premi asuransi memang ditabung atau diputarkan oleh perusahaan asuransi secara konservatif.

Yang lebih agresif daripada asuransi biasa adalah Unit Link, karena terdapat porsi yang besar dari asuransi diputarkan secara agresif, resikonya adalah bisa rugi seperti halnya berinvestasi. Sebenarnya hal ini kontradiktif, asuransi adalah mengurangi resiko, sedangkan investasi apalagi yang agresif adalah menambah resiko. Sebaiknya lebih baik ambil asuransi, jika memang diperlukan dan beli reksadana untuk investasi, karena reksadana banyak pilihannya dan mudah dijual kembali (redeem).

Karena saya selalu kontrol kesehatan secara berkala (tak perlu medical check-up secara menyeluruh) dan cenderung lebih sehat daripada orang-orang kebanyakan, maka saya memilih menabung. Besarnya tabungan bisa sebesar premi/bulan, tetapi perlu kedisiplinan. Jika sakit ambil saja uang dari tabungan ini. Hal ini jelas harus dilakukan oleh mereka yang tidak layak asuransi, misalnya penderita asma berat yang ditolak oleh asuransi. Jadi asuransi itu hanya mengcover orang-orang yang diperkirakan akan menguntungkan perusahaan asuransi.

Jika anda penderita kanker, sudah pasti tidak bisa ikut asuransi, tetapi bisa ikut BPJS. 50 persen lebih dari penderita kanker akan meninggal dalam kurun waktu lima tahun dan jika sudah berat, maka hanya 5 persen yang masih hidup setelah lewat satu tahun. Ada artis lawas penderita kanker yang mungkin keuangannya terbatas ikut BPJS setelah terdeteksi kanker dan menganjurkan Jupe yang juga penderita kanker untuk mengikuti jejaknya, tetapi Jupe tidak mau mengikuti cara ini dan lebih memilih menjual harta-hartanya. BPJS jelas cocok untuk orang miskin, tetapi mungkin tidak cocok untuk orang yang cukup berada, walaupun ada BPJS Kelas I. Dengan ikut BPJS, maka banyak prosedur yang harus diikuti, misalnya harus ke Puskesmas terlebih dahulu, diperiksa oleh Dokter Umum dan diobati, kalau tidak juga sembuh baru mungkin dirujuk ke Dokter Spesialis dan kita tidak bisa memilih Dokter Spesialis tersebut. Kita juga tidak dapat melakukan medical check-up, kalau tidak dirujuk. Jelas tidak nyaman dan banyak waktu yang terbuang. Jika anda bukan peserta asuransi dan bukan peserta BPJS dan harus masuk Rumah Sakit dan keuangan terbatas, maka bisa pilih Kelas III yang masih disubsidi silang dari Kelas I dan yang lebih atas. Pada Kelas II, boleh dikatakan tidak ada subsidi silang. Jika masuk Kelas I dan di atasnya, jelas mahal dan harus mensubsidi silang kelas III. Jangan hanya melihat tarif kamarnya saja, karena tarif tindakan dokter untuk tiap kelasnya berbeda demikian juga tarif kamar operasi dan tarif dokter yang mengoperasi juga berbeda. Demikian juga obat yang diberikan mungkin di Kelas III diberikan obat yang murah, sedangkan di Kelas yang lebih atas diberikan obat yang lebih mahal, padahal sama saja manfaatnya.

Tambahan 16 Maret 2016:
Mulai 1 April iuran BPJS meningkat/naik, karena pengelola BPJS tekor. Selama ini pemerintah menghimbau agar banyak orang mendaftar ke Kelas I, tetapi kebanyakan mendaftar ke Kelas III. Yang kaya daripada ikut BPJS lebih baik ikut asuransi kesehatan pihak swasta atau menyiapkan tabungan untuk keperluan kesehatan.

Kelas III semula Rp 25.500 menjadi Rp 30.000, naik 17,6 persen
Kelas II semula Rp 42.500 menjadi Rp 51.000, naik 20 persen
Kelas I semula Rp 59.500 menjadi Rp 80.000, naik 34,5 persen

Yang paling banyak naik adalah Kelas I dan saya duga peserta BPJS Kelas I akan stagnant atau bisa jadi malah berkurang. Karena perbedaan kelas pelayanan kesehatan baru terasa, kalau sudah rawat inap, sedangkan kalau belum, maka yaa harus ngantri bareng-bareng yang ikut BPJS Kelas III dan BPJS Kelas II, artinya (hampir) tidak ada perbedaan pelayanan.